Suara.com - Puluhan ofisial Serie A dan Serie B serta sejumlah pemain termasuk Adriano Galliani, Hernan Crespo, dan Ezequiel Lavezzi diincar oleh investigasi polisi terkait dugaan penghindaran pajak dan pembukuan palsu, demikian disampaikan berbagai laporan pada Selasa.
Sky Sport Italia dan Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa para jaksa di Napoli telah membuka penyelidikan -- yang disebut "Fuofigioco (Offside) -- terhadap penghindaran pajak dan pembukuan palsu, sedangkan Gazzetta mengklaim bahwa "aset-aset senilai 12 juta euro" telah dibekukan.
Penyelidikan itu terfokus pada kecurigaan bahwa sejumlah agen pemain, yang sebagian besar di antaranya berasal dari Argentina, menurut laporan di gazzetta.it, bersekongkol dengan ofisial-ofisial klub dan pemain dari dua divisi teratas Italia melalui skema penghindaran pajak yang rumit yang menguntungkan semua pihak dan merugikan petugas pajak sebesar jutaan euro.
Penyelidikan ini berpangkal pada 2012, ketika "Guardia di Finanza" Italia -- polisi finansial negara itu -- menggrebek kantor-kantor pemuncak klasemen Liga Italia Napoli untuk menyita kontrak Lavezzi, yang pindah ke Paris Saint Germain (PSG) pada 2012 dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 31 juta euro.
Pada Selasa pagi, jaksa Napoli Vincenzo Piscitelli meminta Guardia di Finanza untuk menyerahkan hasil penggrebek-penggrebekan itu.
Total 64 orang dilaporkan menjadi target, termasuk wakil presiden AC Milan Galliani, presiden Napoli Laurentiis, presiden Lazio Claudio Lotito, mantan presiden Juventus Jean-Claude Blanc serta sejumlah agen pemain Alessandro Moggi -- putra mantan ofisial Juventus Luciano Moggi.
Crespo, mantan pemain internasional Argentina yang menghabiskan sebagian besar karirnya di Liga Italia dan kini merupakan pelatih tim Serie B Modena, dan penyerang PSG Lavezzi, pemain internasional Argentina, juga terlibat, kata sejumlah laporan.
Sejumlah sosok Argentina lainnya, termasuk mantan penyerang Inter Milan Diego Milito dan penyerang Atalanta German Denis juga terlibat.
Para agen pemain diduga telah mengeluarkan penerimaan-penerimaan fiktif untuk jasa mereka kepada klub, berpura-pura bahwa negosiasi-negosiasi dilakukan untuk kepentingan eksklusif klub, ketika pada faktanya agen-agen melakukan pekerjaan mereka seperti biasa untuk kepentingan pada pemainnya.
Klub-klub kemudian dapat mengambil keuntungan dengan mengurangi penagihan-penagihan agen dari pajak pendapatan mereka ketika mengisi pernyataan pajak, pada prosesnya hal itu dapat menghemat ribuan euro dalam satu waktu Sistem ini juga membuat para pemain dan agennya -- sebagian diduga menggunakan perusahan-perusahaan "bayangan" dan rekening-rekening bank luar negeri -- untuk mendapat keuntungan finansial, kata laporan itu.
AC Milan, Napoli, dan Lazio sampai saat ini belum bereaksi atas tudingan-tudingan yang ada. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti