Suara.com - Sejumlah turnamen yang bakal diikuti Arema Cronus Indonesia Malang sebelum mengarungi Indonesia Super Competition (ISC) akhir Maret mendatang, menjadi ajang pembuktian bagi pelatih baru tim berjuluk Singo Edan itu, Milomir Seslija.
Menurut General manajer Arema Ruddy Widodo, beberapa pertandingan tersebut akan menjadi ajang Milomir Seslija untuk melihat kemampuan pemain secara menyeluruh sebelum Singo Edan mengikuti kompetisi ISC akhir Maret mendatang, sekaligus sebagai pembuktian kualitasnya.
"Kami berharap selama penantian ISC tersebut, Milo mampu memperbaiki kekurangan tim dan meningkatkan berbagai aspek yang bisa menjadikan tim Singo Edan lebih berkualitas. Sejumlah turnamen pra-ISC ini akan menjadi ajang evaluasi bagi tim sebelum berlaga di ISC," kata Ruddy di Malang, Jumat (29/1/2016).
Mulai Januari hingga Maret nanti Arema akan mengikuti empat pertandingan. Empat even tersebut adalah pertandingan eksebisi di Purwokerto, Piala Trafeo Jakarta, Piala Bali Island Cup 2 dan Piala Gubernur Kaltim. Pada 31 Januari Arema akan bertanding ke Purwokerto, 14 Febuari di Piala Trafeo Jakarta, 22-28 Februari ada Bali Island Cup 2, dan terakhir Piala Gubernur Kaltim pada 5 Maret 2016.
Sementara itu, pelatih Arema Milomir Seslija tidak akan banyak melakukan pembaruan di tim Singo Edan karena Arema sudah memiliki pemain yang mempunyai potensi. "Saya tahu Arema memiliki pemain bagus, tapi saya ingin mengubah beberapa hal karena saya ingin membentuk tim Arema menjadi tim baru," ujar pria yang akrab disapa Milo.
Menurut Milo, pembenahan akan dilakukan bertahap, namun yang paling penting saat ini adalah pemain membutuhkan penyegaran baru, terutama pada komposisi tim. Oleh karena itu, Milo berencana merombak posisi beberapa pemain. "Jika tidak ada perubahan, tidak akan ada perbaikan," tegasnya.
Beberapa turnamen yang diikuti Arema selama 2015, mengantarkan tim itu sebagai juara, seperti Trofeo Jakarta, Bali Inter Island Cup 1, dan Piala gubernur Jatim. Namun, Arema gagal meraih gelar juara di dua turnamen terakhir, yakni Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Di dua turnamen itu Arema hanya sebagai semifinalis. (Antara)
Berita Terkait
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
-
Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Persiapan Matang, Persis Solo Targetkan Hasil Maksimal Lawan Bali United
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks