Suara.com - Gelandang Everton Ross Barkley semestinya tidak lagi dipandang sebagai prospek muda, namun dinilai sebagai pemain yang mampu memimpin dan menginspirasi tim, kata pelatih Roberto Martinez.
Pemain 22 tahun itu mengonversi dua penalti pada penampilan ke-100nya di Liga Utama Inggris untuk "The Toffees," ketika Everton meraih kemenangan 3-0 atas tim yang terancam degradasi Newcastle United pada Rabu.
Barkley melakukan debut klubnya pada 2011 dan sejak itu tidak pernah lagi melihat ke belakang, telah mengemas 16 gol untuk klub Merseyside itu dan 19 kali membela timnas Inggris sejak pertama kali mewakili negaranya pada 2013.
"(100 penampilan Liga Utama Inggris) itu merupakan pencapaian yang layak dikenang untuk seseorang pada usianya. Saya pikir tahun lalu dan musim sebelumnya, Ross merupakan pemain muda dengan potensi besar," kata Martinez kepada situs resmi klub (www.evertonfc.com).
"Hari ini, kami melihat bahwa ia bukan lagi seorang anak muda, ia masih muda dalam arti usia namun dalam sepak bola ia merupakan seseorang yang siap memimpin tim. Ia sangat konsisten sepanjang musim." "Pembuatan keputusannya telah menuju ke level yang berbeda dan saya tidak berpikir ia merupakan seorang pemain dengan potensi lagi, ia merupakan pemain penting untuk kami." Martinez juga mengatakan bahwa pencetak gol terbanyak Romelu Lukaku, yang telah mengoleksi 19 gol pada musim ini, diragukan dapat melawat ke markas Stoke City pada Sabtu setelah pemain internasional Belgia itu mendapat cedera punggung saat timnya menang pada Rabu.
Everton kelihatannya juga tidak akan diperkuat pemain kunci lain dalam diri bek John Stones, yang menghadapi absen sepuluh hari karena cedera otot paha belakang, ketika mereka bertekad membalas dendam atas kekalahan 3-4 yang diderita pada awal musim ini. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
Man City Ditahan Everton, Pep Guardiola Akui Nasib Gelar Juara Tak Lagi di Tangan Sendiri
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Libas Everton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Manchester Is Red! MU Naik ke Peringkat 4 usai Terus Menang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
-
Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat
-
Timnas Indonesia U-17 Menang Dramatis atas China, Keanu Sanjaya Jadi Penentu