- Henry Doumbia melaporkan dugaan tindakan rasisme saat laga Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persib Bandung, Selasa (6/5/2026).
- Marc Klok mengklarifikasi bahwa insiden tersebut merupakan kesalahpahaman komunikasi saat ia meminta bola agar pertandingan segera dilanjutkan.
- Doumbia tidak ingin memperpanjang konflik dan menyerahkan proses penyelesaian kasus dugaan rasisme ini sepenuhnya kepada pihak terkait.
Suara.com - Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, buka suara terkait dugaan perlakuan rasis yang ia alami dalam laga pekan ke-30 Super League melawan Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Doumbia menegaskan dirinya yakin dengan apa yang ia dengar di lapangan dan merasa perlu menyampaikan hal tersebut ke publik.
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya, saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya tidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius,” ujar Doumbia melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya, Selasa (6/5/2026).
Kejadian ini sebelumnya dijelaskan dari sudut pandang kapten Persib Bandung, Marc Klok, yang menyebut ucapan “give me the ball back” disalahartikan oleh Doumbia sebagai kata “black”, bukan “back”. Klok menegaskan bahwa dirinya hanya meminta bola agar pertandingan segera dilanjutkan setelah Persib memperkecil ketertinggalan.
Namun, Doumbia menegaskan bahwa ini adalah pengalaman pertama dalam kariernya menghadapi situasi seperti ini, meski ia telah bermain di beberapa negara seperti Thailand, Uni Emirat Arab, Libya, dan Malaysia.
“Di saat yang sama, saya menghormati Persib Bandung dan kapten mereka Marc Klok. Saya tidak ingin menciptakan konflik atau perpecahan. Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat,” tulisnya.
Ia juga menyatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut secara publik dan menyerahkan proses sepenuhnya kepada pihak terkait, sembari mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkara FC atas dukungan yang diberikan.
Sejak bergabung pada paruh musim, Doumbia telah tampil 14 kali bersama Bhayangkara dengan catatan enam gol dan tiga assist di Super League musim ini.
(Antara)
Baca Juga: Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
Berita Terkait
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Analisis Jean-Paul Van Gastel usai PSIM Dihajar Persib, Soroti Gol Cepat Lawan
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle