Suara.com - Palermo menunjuk Giovani Bosi sebagai pelatih baru mereka pada Rabu, menggantikan Guillermo Barros Schelotto yang mengundurkan diri setelah hanya satu bulan menangani tim karena ia tidak memiliki lisensi kepelatihan yang diperlukan.
Schelotto harus mengarsiteki timnya dari tribun setelah ditunjuk pada 10 Januari sambil menunggu persetujuan dari UEFA. Bagaimanapun, Palermo mengatakan pada Rabu siang bahwa UEFA mengatakan pihaknya tidak mengakui lisensi kepelatihan pria Argentina itu.
"Menyusul hal darurat yang disebabkan kegagalan UEFA untuk mengakui lisensi pelatih Guillermo Barros Schelotto, saya mengumumkan bahwa saya telah memberikan kepemimpinan tim pertama kepada pelatih tim junior Giovanni Bosi," kata presiden Palermo Maurizio Zamparini dalam pernyataannya.
Bosi merupakan sosok profesional yang banyak berkelana, yang pernah bekerja untuk sejumlah di tiga divisi teratas sepak bola Italia. Pekerjaan melatih tim senior terakhirnya adalah dengan Treviso di strata ketiga pada tiga tahun silam.
Palermo memulai musim di bawah asuhan Giuseppe Iachini, yang dipecat pada November dan digantikan oleh Davide Ballardini, yang kemudian dipecat pada Januari setelah hanya menangani tim sebanyak tujuh pertandingan.
Bosi, Fabio Viviani, dan Giovani Tedesco juga berada di bangku pemain cadangan sepanjang Schelotto masih menjadi pelatih tim.
Semua pelatih di kompetisi papan atas Eropa harus mengantungi lisensi UEFA, atau yang setara, di bawah konvensi kepelatihan UEFA.
Pada kasus bagi pelatih-pelatih non warga Eropa, lisensi hanya akan dikeluarkan jika mereka memiliki setidaknya lima tahun pengalaman dengan klub atau tim nasional papan atas, bagaimanapun Schelotto hanya memiliki pengalaman tiga tahun di klub asal Buenos Aires Lanus.
"Setelah evaluasi menyeluruh terhadap kasus Tuan Guillermo Schelotto, UEFA... Panel mengonfirmasi bahwa diploma terkininya tidak sesuai dengan kriteria minimal UEFA," kata UEFA dalam surat kepada Palermo, yang dipublikasi pihak klub di situs resmi mereka.
Palermo, penghuni peringkat ke-15 di Liga Italia, akan menjamu Torino pada Minggu. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Tijjani Reijnders Bersinar, Manchester City Akhiri Pramusim dengan Menang Telak atas Palermo
-
Emil Audero Didesak Gabung Palermo: Bisa Jadi Pahlawan Promosi ke Serie A
-
Pulang ke Italia, Emil Audero: Matur Agung Tampiasih, Semeton
-
Emil Audero Mulai Ditinggalkan Palermo, Klub Orang Indonesia Penyebabnya
-
Pulang ke Italia Usai Liburan di Lombok, Emil Audero Bakal Dapat Rp52,5 Miliar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC