Suara.com - Bintang Barcelona Luis Suarez ternyata sempat kurang percaya diri saat bergabung dengan raksasa Spanyol. Pernyataan itu dilontarkan langsung oleh pemain asal Uruguay dalam sebuah wawancara.
Suarez mengatakan bahwa saat itu dirinya ragu bisa menyatu dengan gaya permainan Barcelona.
"Awalnya saya pikir tidak akan cocok dengan gaya bermain Barcelona," tukas Suarez.
"Gaya bermain tiki-taka menyisakan hanya sedikit ruang untuk bermain. Hal itu membuat saya cukup kesulitan," sambungnya.
"Tapi dengan bantuan dari rekan-rekan dan keputusan Luis Enrique menempatkan saya di posisi nomor sembilan, membuat saya sangat nyaman," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Suarez meninggalkan Liverpool usai Piala Dunia 2014 lalu. Saat itu, Suarez yang dijatuhi hukuman akibat menggigit bahu bek Italia Giorgio Chiellini, baru bisa melakoni debutnya bersama Barcelona di laga el Clasico pada akhir Oktober 2014.
Di sejumlah pertandingan awal bersama Barca, Suarez memang gagal tampil impresif. Namun seiring waktu dan racikan formasi ala Luis Enrique, Suarez kini menjadi salah satu striker subur di ajang La Liga bersama Lionel Messi dan Neymar.
Musim ini, Suarez sudah membukukan 36 gol dari 34 pertandingannya bersama Los Cules di berbagai kompetisi. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey