Suara.com - Pusamania Borneo FC berhasil mengalahkan Sriwijaya FC pada babak semifinal turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur 2016 yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis, melalui drama adu penalti dengan skor 5-3 (1-1).
Pada pertandingan yang menggunakan sistem trofeo itu, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 45 menit waktu berakhir.
Sriwijaya FC membuka keunggulan melalui Alberto Gonzalves pada menit ke-5, sedangkan tuan rumah PBFC baru bisa menyamakan skor pada menit ke-33 melalui tendangan bebas Sultan Samma.
Dalam drama adu penalti, penjaga PBFC Yoo Jae Hoon menjadi aktor utama kesuksesan tim berjuluk "Pesut Etam" meraih kemenangan.
Kiper asal Korea Selatan itu berhasil menggagalkan dua tendangan pemain Sriwijaya FC yakni Ahmad Juprianto dan Saiful Indra Cahya, meski dua rekannya Alberto Gonzalves dan Bayu Gatra bisa mengeksekusi penalti dengan sempurna.
Sebaliknya di tim PBFC, empat eksekutor tendangan penalti yakni Edilson Tavares, Ricardo Salampessy, Gavin Kwan, dan Tarik Boschetti bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Satu-satunya tendangan yang gagal dilakukan oleh Sultan Samma, ketika eksekusinya bisa terbaca oleh kiper Sriwijaya FC Dian Agus prasetyo.
Kemenangan melalui adu penalti itu membawa tim PBFC unggul sementara dalam perolehan angka tim semifinal di Samarinda, yang dihuni oleh PBFC, Sriwijaya FC dan Surabaya United dengan nilai dua.
Selanjutnya, PBFC akan melakoni pertandingan terakhir melawan Surabaya United, usai pertandingan kedua antara Sriwijaya FC melawan Surabaya united.
Sedangkan bagi Sriwijaya, meski kalah mereka masih meraih poin satu dan tetap punya peluang untuk meraih tiket ke babak final, tergantung hasil laga berikutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan