Suara.com - Tim Sriwijaya FC Palembang meraih kemenangan kedua pada ajang Piala Bhayangkara 2016 grup A setelah mengalahkan PS TNI 2-1 (0-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (20/3/2016).
Pemain pengganti Yohanis Nabar mengakhiri kebuntuan serangan Sriwijaya pada babak kedua. Masuk menggantikan Bayu Gatra Nabar membuat permainan Sriwijaya berkembang sekaligus mencetak gol pada menit ke-65. Gol kedua dicetak oleh Beto Goncalves pada menit ke-72.
Sementara itu gol balasan PS TNI dicetak oleh pemain pengganti Guntur Triaji melalui titik penalti pada menit ke-87. PS TNI yang cukup disiplin dan mampu mengkoordinasikan lini pertahanan mengendur pada babak kedua.
Sriwijaya melanjutkan tren positif di Piala Bhayangkara grup A. Pada laga sebelumnya tim berkostum khas kuning-kuning itu mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor 3-1.
Dengan hasil itu, Hilton Moriera dkk memimpin grup A dengan skor enam hasil dua kali kemenangan dengan produktivitas lima gol memasukan dan dua kemasukan. Kedua kemenangan itu merupakan bekal berharga bagi tim itu untuk menghadapi Persib Bandung yang pada laga pertamanya harus puas bermain imbang dengan Mitra Kukar yang berakhir 1-1.
Sukses Sriwijaya FC mengatasi PS TNI tidak lepas dari aksi maksimal dua bek yang baru direkrut dari Persib Bandung, M Ridwan dan Supardi Natsir yang tampil apik menyisir sektor sayap.
Selain itu pergantian Bayu Gatra oleh Yohanis Nabar juga cukup strategis dan menghidupkan permainan tim "Laskar Wong Kito" itu. Selain mencetak gol pada menit ke-67, Nabar juga kerap melakukan penetrasi di sektor pertahanan PS TNI yang dikawal bek Manahati Lastusen dan Abdul Lestaluhu.
Sektor tengah yang ditempati Hyuk Yun Koom dan Ihsan cukup efektif mengatur tempo permainan, dan memberi ruang bagi Hilton Moriera dan Beto.
Dengan hasil dua kemenangan, serta materi pemain inti dan cadangan yang berimbang, membuat Sriwijaya FC diunggulkan untuk menjadi kandidat pemuncak grup A sekaligus lolos ke babak empat besar.
Sementara itu bagi PS TNI kekalahan itu membuat Manahati Lestusen dkk harus bekerja keras dalam tiga laga berikutnya. PS TNI baru menjalani satu kali pertandingan dan masih menyisakan tiga laga melawan Pusamania Borneo, Persib Bandung dan Mitra Kukar.
PS TNI juga masih memiliki kans, terlebih memiliki sektor pertahanan yang bagus di bawah koordinasi Manahati Lestusen. Namun demikian tim itu harus meningkatkan kinerja di sektor penyerang. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi