Suara.com - Tim sepak bola PS Polri menahan imbang kesebelasan Persipura Jayapura dengan skor 1-1 dalam pertandingan grup B turnamen Bhayangkara Cup 2016 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin malam.
Gol kesebelasan PS Polri diciptakan Muhamad Hargianto pada menit ke-19 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti yang mengarah keras ke pojok kanan penjaga gawang Persipura Jayapura yang dijaga Ferdiansyah.
Tertinggal satu gol, Persipura Jayapura tidak mengendurkan seranggannya, namun peluang yang didapat tim mutiara hitam tidak mampu menyamakan kedudukan hingga wasit meniup peluit panjang mengakhiri babak pertama.
Pada babak kedua, kedua tim sama-sama bermain ngotot dan terjadi jual beli serangan di area pertahanan masing-masing.
Gol yang dinanti-nanti tim Persipura Jayapura akhirnya tercipta melalui pemain pengganti Nerius Alom pada menit ke-84 melalui sepakan kerasnya yang mengarah ke kiri atas gawang PS Polri yang dijaga Hery Prasetyo.
Hingga wasit Iwan Sukoco asal Malang meniup peluit panjang skor tetap bertahan 1-1 dan kedua tim harus rela berbagi poin dalam laga itu.
Dalam laga itu, wasit mengeluarkan dua kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada pemain PS Polri Zulfiandi pada menit ke-68 dan Ia Louis Kabes menit ke-92.
Pemuncak klasemen sementara grup B turnamen Bhayangkara Cup 2016 ditempati PS Polri dengan raihan empat poin, posisi kedua Persija Jakarta (tiga poin), Arema Cronus (tiga poin), Persipura Jayapura (satu poin) dan juru kunci Bali United (nol poin).
"Pada pertandingan babak pertama kami memang menurunkan pemain muda dan pemain baru sehingga permainan belum begitu baik, namun pada babak kedua kita ubah strategi," kata Pelatih Persipura Jayapura Oswando Lessa.
Ia mengakui tim PS Polri memiliki pemain berkualitas dan diperkuat pemain profesional, namun tim Persipura mampu mengatasi gempuran tim lawan.
Ia menambahkan, laga perdana di Bhayangkara Cup ini cukup positif karena mampu menahan imbang PS Polri dan untuk laga berikutnya akan lebih baik dari hari ini.
Usai pertandingan Pelatih PS Polri Bambang Nurdiansyah tidak memberikan pernyataan karena sudah mendahului kembali ke tempat penginapan. (Antara)
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta