Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) meminta promotor kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) yaitu PT Gelora Trisula Semesta (GTS) melakukan koordinasi dengan Tim Transisi untuk mendapatkan rekomendasi pelaksanaan kompetisi yang rencananya digulirkan 15 April.
"Koordinasi dengan Tim Transisi harus dilakukan sebelum kami memberikan rekomendasi. Yang jelas surat permohonan dari PT GTS sudah kami balas dan dikirimkan hari ini," kata Sekjen BOPI Heru Nugroho di Jakarta, Rabu (30/3/2016).
Menurut dia, secara umum pihaknya siap mengeluarkan rekomendasi untuk digulirnya kompetisi yang akan diikuti oleh klub yang sebelumnya mengisi kompetisi tertinggi di Tanah Air yaitu Indonesia Super League. Hanya saja semuanya harus sesuai dengan aturan yang ada.
Dalam surat balasan yang dikeluarkan BOPI dengan nomor 027/BOPI/KU/III/2016, PT GTS selalu promotor ISC harus melakukan komunikasi dengan Tim Trasisi terkait regulasi untuk penyelenggaraan kompetisi diantaranya standart kualifikasi peserta tingkat profesional terutama kelayakan dalam aspek sepak bola.
Selain itu terkait administrasi kompetisi dan pertandingan, ketentuan umum dan teknis terkait penyelenggaraan kompetisi hingga ketentuan dan perijinan terhadap personel tim mulai dari pemain hingga team official setiap klub peserta ISC A.
"Jika sudah ada rekomendasi dari Tim Transisi, BOPI akan segera melakukan verifikasi. Yang jelas, hingga saat ini belum ada perubahan mekanisme pemberian rekomendasi kecuali pemerintah mengeluarkan instruksi baru tanpa melalui Tim Transisi," kata Heru Nugroho menambahkan.
Kompetisi ISC merupakan terobosan yang dilakukan oleh promotor yang merupakan reinkarnasi PT Liga Indonesia setelah kompetisi yang digelar sebelumnya yaitu ISL vakum setelah PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia dibekukan oleh pemerintah.
Kompetisi ISC sendiri terbagi atas dalam dua grup yaitu A untuk klub ISL dan B untuk klub Divisi Utama. Sesuai dengan ketentuan awal, kompetisi yang akan dibuka dengan pertandingan antara Persipura melawan Sriwijaya FC di Jayapura, Papua, 16 April ini tidak menggunakan sistem promosi dan degradasi.
Meski belum mendapatkan rekomendasi, persiapan untuk untuk menghadapi ISC sudah berjalan. Bahkan sang promotor telah melakukan sosialisasi kompetisi termasuk pendaftaran pemain dengan sistem online. Selain itu pembentukan tim juga mulai dilakukan oleh calon peserta.
Seperti yang dilakukan oleh tim asal ibu kota yaitu Persija Jakarta. Untuk menghadapi ISC, tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu menggaet pelatih asal Brasil, Paulo Camargo. Begitu juga dengan Persib Bandung yang saat ini terus mengejar pemain bidikan seperti Robertino Pugliara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan