Suara.com - Pelatih Persipura Jayapura Jafri Sastra mengakui masih banyak yang perlu dibenahi dalam skuatnya guna berlaga pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Isyarat pembenahan ini disampaikan Jafri usai Persipura takluk 1-2 dalam laga uji coba dengan tim PON Papua, Sabtu (9/4/2016), di Stadion Mandala, Jayapura.
"Saya kira, kami jajaran pelatih masih perlu lakukan pembenahan di dalam tim," kata Jafri. "Masih banyak yang harus dibenahi, sehingga nanti saat ISC, semua pemain sudah bisa mengaplikasikan apa yang telah kami berikan."
Mengenai kepastian ISC yang belum mendapat restu dari pemangku kepentingan yang kemungkinan besar diundur, Jafri mengaku mensyukuri hal itu. Dia beralasan hal itu bisa membuatnya lebih banyak waktu untuk membenahi performa anak-anak tim Mutiara Hitam.
"Kita bisa lebih banyak lagi membenahi tim ini, baik secara individu maupun secara tim. Sehingga tim ini nanti betul-betul siap untuk mengikuti ISC. Tapi sampai sekarang surat pengunduran ISC belum ada, kalau belum ada suratnya (berarti) masih abu-abu kan," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan