Suara.com - Persis Solo akui kehebatan Semen Padang setelah kalah telak 1-6 pada pertandingan uji coba di Stadion Manahan Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (10/4/2016).
Meski kalah, pelatih Persis, Agung Setyobudi, tetap mengapresiasi performa para pemainnya, khususnya di babak pertama. Agung menambahkan para pemainnya masih harus menggenjot fisik agar bisa tampil konsisten selama 90 menit pertandingan.
"Tim sudah tampil bagus, terutama di babak pertama. Di babak kedua, stamina mereka sudah habis," kata Agung.
Dalam laga ini, Persis unggul lebih dulu di menit ke-33 lewat sundulan Bayu Andra setelah memanfaatkan umpan dari sisi kiri yang dilakukan Agung Wowot. Tertinggal satu gol, Semen Padang lantas meningkatkan tempo permainan dengan menekan penuh pertahanan tuan rumah.
Kerja keras ini akhirnya berbuah gol di menit ke-42 lewat sontekan dari luar kotak penalti yang dilakukan Diego De Santos. Setelah ini tak ada lagi gol yang tercipta di babak pertama.
Memasuki babak kedua atau tepatnya di menit ke-48, gawang Persis kembali bobol. Lagi-lagi Diego menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan Persis dengan mencetak gol keduanya.
Dua menit kemudian, Persis kebobolan lagi lewat tendangan yang dilakukan Nur Iskandar. Bahkan, satu menit berselang, Semen Padang mampu menambah perbendaharaan gol, yang kali ini dicetak Vandry Mafu.
Pesta gol Semen Padang berlanjut di menit ke-79 melalui tendangan Christopher Sibi yang belum lama menggantikan Nur Iskandar. Dan pesta gol kemenangan Semen Padang ditutup di menit ke-85 lewat tendangan keras striker mereka, Marcel Sagramente. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan