Suara.com - Sriwijaya FC uji tanding melawan Tim PON Sumatera Selatan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (21/4/2016). Uji coba ini untuk mematangkan persiapan klub sebelum berlaga pada turnamen Torabika Soccer Championship 2016.
Dalam laga uji tanding itu, meski menghadapi tim amatir, Firman Utina dan kawan-kawan tampil menekan dan turun dengan kekuatan penuh sejak menit awal.
Tak mau kalah, Tim PON yang juga diperkuat tiga pemain muda Sriwijaya FC juga mengeluarkan kekuatan terbaiknya. Hingga turun minum, gol belum tercipta meski sejumlah pemain berhasil membuat peluang emas.
Namun, pada babak kedua, Sriwijaya FC berhasil memecah kebuntuan lewat tendangan keras Talouhu Abdul Musafri dan gol tunggal ini berakhir hingga pluit akhir ditiupkan wasit.
Menanggapi hasil ini, Pelatih Kepala SFC Widodo Cahyono Putro memuji penampilan pemain tim PON Sumsel yang dilatih pelatih nasional Rudy Keltjes.
Pemain muda tim PON tampil ngotot dan penuh tenaga sepanjang pertandingan sehingga membuat pemain Sriwijaya FC kewalahan mengimbangi ritme permainan.
"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian saya berdasarkan hasil uji coba kali ini, yang jelas lini depan Sriwijaya FC beberapa kali masuk ke daerah terlarang tim PON Sumsel," kata dia.
Lantaran belum puas dengan performa pemainnya, Widodo berharap diberikan kesempatan untuk uji coba satu kali lagi oleh manajemen klub.
Sementara itu Pelatih Tim PON Sumsel Rudy Keltjes, untuk menghadapi Sriwijaya FC ini dirinya mempersiapkan strategi khusus mengingat tim yang dihadapi berisikan pemain berpengalaman.
"Lawan tim kuat memang tidak ada pilihan lain selain bermain ngotot, siapa pun pemain Sriwijaya FC yang masuk ke areal tim, harus langsung ditangkap," kata dia.
Sriwijaya FC dijadwalkan akan melakoni laga perdana TSC 2016 melawan Persib Bandung pada 30 April 2016.
Pada turnamen yang diikuti 18 kontestan ini, Laskar Wong Kito ditargetkan menembus partai puncak atau menyamai hasil pada Piala Presiden 2015. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi