Suara.com - Manajer Everton yang sedang berada di bawah tekanan, Roberto Martinez akhirnya bisa bernafas lega setelah tim asuhannya menang untuk pertama kalinya, setelah delapan pertandingan liga tanpa poin penuh.
"Kemenangan ini sangat penting. Ini adalah saat-saat yang emosional. Kami sudah bekerja keras, dan kami (setidaknya) bisa menunjukkan kami adalah tim yang berkarakter," ujar pelatih asal Spanyol itu, usai Everton mengalahkan Bournemouth, di Goodison Park, Sabtu (20/4/2016) waktu setempat.
Saat diminta tanggapannya atas tuntutan fans Everton yang memintanya mundur, Martiez menanggapinya enteng.
"Aspek itu bukan ditujukan pada saya. Konsentrasi saya menyiapkan para pemain dan menghadapi pertandingan," ujarnya.
Pertandingan antara dua tim yang tinggal bermain demi kehormatan , dimulai dengan apik, melalui dua gol dalam rentang waktu sepuluh menit pertama.
Tembakan Cleverly membawa Everton memimpin namun Bournemouth meresponnya dengan cepat, melalui tendangan Marc Pugh yang berbuah gol dari jarak dekat.
Kekhawatiran akan menelan kandang untuk kesembilan kalinya di semua kompetisi musim inisirna, ketika Leighton Baines membukukan gol penentu kemenangan untuk Everton, dengan menyambar umpan silang Aaron Lennon. Skor 2-1 beratahan hingga pertandingan berakhir. (Reuters)
Berita Terkait
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Bek Baru Tottenham, Beban Berat Marcos Senesi Mengembalikan Kejayaan The Lilywhites Musim Depan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa