Suara.com - Adil Rami memastikan kepada para penggemar Sevilla bahwa dirinya akan bugar untuk pertandingan final Piala Raja melawan Barcelona setelah "kejang otot" memaksa dirinya ditarik keluar lapangan saat final Liga Europa melawan Liverpool di Swiss pada Rabu.
Bek internasional Prancis itu meninggalkan pertandingan di Basel saat laga tinggal menyisakan 13 menit, namun diperkirakan dapat bermain sejak awal melawan Barcelona pada Minggu.
"Itu hanya kejang otot dan mustahil untuk bergerak," kata Rami kepada surat kabar olahraga Spanyol AS.
"Lebih baik bagi saya untuk keluar namun saya tidak memiliki cedera serius. Saya akan dapat bermain di final... Kami menginginkan lebih." Sevilla bangkit dari tertinggal satu gol saat turun minum untuk mengunci gelar Liga Europa ketiga mereka secara beruntun, melalui kemenangan 3-1 atas klub Liga Inggris itu di St Jakob-Park.
Rami, yang didatangkan Sevilla dengan kontrak empat tahun pada musim panas silam dari AC Milan, sangat gembira karena dapat memenangi trofi level Eropa untuk pertama kalinya, yang juga membuat Sevilla berhak mendapat tempat di fase grup Liga Champions musim depan.
"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit melawan tim yang bersejarah," kata bek 30 tahun ini. "Saya senang kami memiliki trofi dan sekarang kami berada di Liga Champions, yang sangat penting." Sevilla terakhir kali mengangkat Piala Raja Spanyol pada 2010, dan akan berhadapan dengan juara Liga Spanyol Barcelona di Stadion Vicente Calderon di Madrid pada Minggu. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Liverpool Berhasil Tikung Newcastle dalam Perburuan Victor Munoz
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey