Suara.com - Juara Piala Dunia Jerman tidak diperkuat dua pemain bintangnya yakni Mats Hummels dan Bastian Schweinsteiger ketika mereka melakukan persiapan untuk Piala Eropa 2016 pada Rabu, namun pelatih Joachim Loew yakin keduanya akan bugar untuk putaran final.
Bek tengah Hummels mendapat cedera otot paha saat memperkuat Borussia Dortmund di final Piala Jerman, di mana mereka dikalahkan Bayern Munich pada Sabtu.
"Ia mengalami robek serat otot pada pahanya dan akan absen selama beberapa hari. Saat ini satu-satunya hal yang memungkinkan untuk dilakukan adalah perawatan," kata Loew kepada para pewarta setelah sesi latihan pertama Jerman di kamp mereka di Italia utara.
Loew, yang hanya melatih 16 pemain pada Rabu pagi, juga menyuarakan nada optimistis mengenai pemulihan kapten Schweinsteiger, di mana pemain Manchester United itu telah absen sejak Maret karena cedera lutut.
"Secara fisik, ia telah melakukan apapun yang diminta darinya. Terkadang ia berlatih sebanyak tiga kali sehari," kata Loew. "Ia sekarang memiliki dasar yang bagus dan saya optimistis untuk pekan-pekan mendatang." Loew mengatakan bahwa Schweinsteiger (31), yang telah 114 kali membela timnas, dapat berlatih penuh untuk sesi lari dan sprint namun akan memerlukan beberapa hari untuk dapat berlatih menggunakan bola. Jerman, yang menghuni Grup C bersama dengan Ukraina, Polandia, dan Irlandia Utara, mengincar trofi level benua pertamanya dalam rentang waktu 20 tahun, di mana gelar terakhir Piala Eropa mereka didapat pada 1996.
"Saya melakukannya dengan baik untuk saat ini dan saya sangat optimistis," kata Schweinsteiger kepada para pewarta. "Hal yang bagus adalah bahwa saya dapat mengatasi situasi-situasi ini. Saya memiliki beberapa masa-masa buruk sebelumnya." Schweinsteiger, yang menjalani musim pertama penuh cedera di United dan hanya bermain pada 18 pertandingan liga, juga berpacu dengan waktu untuk dapat bugar untuk Piala Dunia 2014, di mana Jerman mengagkat trofi untuk keempat kalinya.
"Terdapat rencana untuk saya dan saya mengikutinya setiap jam," tuturnya. "Itu berfungsi dua tahun silam. Mungkin saat itu kondisi saya bahkan lebih buruk daripada hari ini. Sedikit demi sedikit, saya bergerak maju." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
-
Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan
-
Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Top Skor Feyenoord Ayase Ueda Jadi Rebutan Klub Premier League
-
Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Disorot Media Vietnam: Cuma Satu Pemain Eropa
-
Mau Adakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026? Daftar ke TVRI Lewat Link Ini
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung