Suara.com - Rafael Benitez telah meneken kontrak tiga tahun untuk bertahan sebagai manajer Newcastle Unites, setelah setuju untuk memimpin mereka kembali secepatnya ke Liga Inggris, kata klub pada Rabu.
Benitez, yang memulai musim lalu sebagai pelatih Real Madrid, dikontrak Newcastle pada Maret untuk berusaha menyelamatkan mereka dari ancaman degradasi, tugas yang gagal ditunaikannya.
Pria Spanyol berusia 56 tahun itu memenangi tiga pertandingan dari sepuluh laga di bawah asuhannya, namun Newcastle finis di peringkat ke-18, tertinggal dua angka dari rival setempatnya dan tim yang berhasil bertahan di Liga Inggris Sunderland, yang menduduki peringkat ke-17.
Benitez, yang mengambil alih posisi itu dari Steve McClaren, memiliki klausa di kontraknya yang membuat ia dapat meninggalkan St. James Park jika Newcastle terdegradasi ke kompetisi strata kedua Championship, namun ia telah meneken kontrak baru yang akan membuatnya bertahan di klub sampai 2019.
"Saya sangat gembira untuk dapat bertahan di Newcastle United," kata Benitez, yang pernah membawa Liverpool menjuarai Liga Champions pada 2005, dalam pernyataan yang terdapat di situs resmi klub (www.nufc.co.uk).
"Cinta yang dapat saya rasakan dari para penggemar memiliki pengaruh besar bagi keputusan saya untuk bertahan, demikian pula hubungan saya dengan (direktur pelaksana) Lee Charnley dan seluruh staf." Meski Benitez tidak mampu mencegah Newcastle terlempar dari kompetisi strata tertinggi, ia mencuri hati para penggemar dengan memperbaiki penampilan tim dalam tempo singkat.
Ia memimpin Newcastle mencatatkan laju enam pertandingan tanpa terkalahkan, dan mengakhiri musim dengan kemenangan 5-1 atas Tottenham Hotspur.
"Ia telah mencuri hati dan pikiran bukan hanya para penggemar, namun semua orang yang memiliki kegembiraan untuk bekerja bersama dirinya di klub sejauh ini," kata Charnley.
"Sebagai manajer kelas dunia, kami tidak ragu dalam benak kami bahwa penting untuk mempertahankannya di Newcastle United." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Mental Baja! Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen usai Kalahkan Newcastle United
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Jose Mourinho Sebatas Rumor, Newcastle United Tegaskan Posisi Eddie Howe Aman
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027