Suara.com - Persiba Balikpapan bertekad mengakhiri paceklik kemenangan saat menjamu Bali United pada lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Parikesit, Komplek Pertamina Karang Anyar, Balikpapan, Senin (30/5/2016) malam.
"Kami akan maksimalkan kesempatan main di kandang sendiri untuk meraih kemenangan," kata kapten tim Persiba, Bima Sakti Tukiman di Balikpapan, Senin malam (30/5/2016).
Tim berjuluk "Beruang Madu" yang belum pernah menang dalam empat laga, saat ini berada di posisi kedua dari bawah (17) di klasemen sementara TSC 2016 dengan nilai 2, hasil dari dua kali seri dan dua kali kalah.
Bima Sakti menuturkan persiapan timnya menghadapi Bali United sudah matang dan seluruh pemain juga memiliki motivasi tinggi untuk mempersembahkan kemenangan pertama bagi para suporter.
Bek tangguh Ledi Utomo yang sedang mengalami cedera dan kemungkinan tidak diturunkan pelatih Jaino Matos, tidak meredupkan semangat para penggawa Persiba.
"Sekarang saatnya menang, apalagi kami akan berangkat main tandang lagi akhir pekan ini. Kemenangan akan menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya," lanjut Bima Sakti.
Dari kubu lawan, pelatih Bali United Indra Sjafri juga menargetkan angka penuh dan ingin menjadikan pertandingan di Stadion Parikesit sebagai kekalahan pertama Beruang Madu di depan "Balistik' (julukan pendukung Persiba).
"Kualitas permainan anak-anak dari pertandingan ke pertandingan makin baik, kami optimistis bisa mengalahkan Persiba," ujar mantan pelatih Timnas U-19 itu.
Di klasemen sementara TSC 2016, Bali United berada di peringkat ke-13 dengan nilai 5, hasil sekali menang, dua kali seri dan sekali kalah.
Menurut Indra Sjafrie, masalah utama bertanding di Balikpapan bukan melawan Persiba, tetapi menghadapi kondisi lapangan yang kurang bagus dan sulit.
Soal karakter Persiba yang sekarang cenderung bermain keras, Indra tidak terlalu mempersoalkan.
"Saya selalu berpikiran positif. Tidak ada pemain yang ingin mencederai pemain lain dan saya ingin anak-anak santai saja berhadapan dengan Persiba Balikpapan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan