Suara.com - Mitra Kukar langsung fokus menjalani persiapan jelang laga melawan tim tetangga Pusamania Borneo FC pada lanjutan Torabika Soccer Championship 2016, Jumat (10/6), setelah seluruh pemain mendapatkan jatah libur selama hampir sepekan.
Pelatih Mitra Kukar Subangkit saat dihubungi dari Samarinda, Minggu, mengatakan program latihan yang kembali dimulai sejak Sabtu (4/6) sore sudah diikuti seluruh pemain, sehingga bisa berjalan maksimal.
Memasuki awal Ramadhan pada Senin (6/6), program latihan akan digeser pada malam hari di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim, untuk memberi kesempatan para pemain Muslim melaksanakan ibadah puasa.
"Program latihan seperti hari-hari biasa, hanya waktunya digeser malam hari agar lebih efektif," katanya.
Pada hari-hari biasa, tim berjuluk "Naga Mekes" lebih sering berlatih di Stadion Rondong Demang yang terletak di Kota Tenggarong, tetapi saat latihan malam hari harus menggunakan Stadion Aji Imbut yang memiliki lampu penerangan.
Setelah menahan imbang tanpa gol tuan rumah Sriwijaya FC pada 29 Mei, manajemen tim Mitra Kukar memberikan jatah libur kepada seluruh pemain, mengingat jadwal laga berikutnya masih cukup lama.
"Beberapa hari ini kami langsung fokus menghadapi laga melawan PBFC," tambah Subangkit.
Asisten manajer tim Mitra Kukar, Nor Alam, menambahkan pada sesi latihan hari pertama pascalibur, ada satu pemain yang belum bergabung, yakni Hendra Adi Bayauw.
Pemain asal Maluku itu telat bergabung dengan rekan-rekannya lantaran pesawat yang akan ditumpanginya sempat tertunda keberangkatannya ke Balikpapan.
"Pesawat Adi Bayau terkena 'delay', sehingga dia terlambat gabung latihan pada Sabtu (4/6). Namun, hari ini dia sudah ikut latihan bersama tim," kata Nor Alam.
Kendati libur cukup panjang, lanjut Nor alam, kondisi fisik para pemain rata-rata masih cukup bagus, karena tim pelatih tetap memberikan program kepada masing-masing pemain selama pulang kampung.
"Sebelum libur para pemain memang mendapat tugas untuk menjaga kondisi fisik, makanya mereka terlihat fit saat ikut latihan perdana dan ini memudahkan pelatih untuk menggenjot program persiapan," jelasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jejak Rita Widyasari: Dari Jersey Mitra Kukar Jadi Rompi Koruptor
-
Kisah Tragis Mitra Kukar, Dulu Jadi Tim Kaya Raya Kini Putuskan Bubar dan Tak Ikuti Liga 3 2023
-
Teranyar Stefano Beltrame, Ini 5 Eks Juventus yang Berkarier di Liga Indonesia
-
Kisah Mualaf Pesepak Bola Argentina, Sempat Mondok di Pesantren Kalimantan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan