Suara.com - Batal tampil di Piala Eropa 2016, punggawa Real Madrid Karim Benzema tidak boleh menyalahkan siapapun. Pernyataan itu datang dari eks punggawa tim nasional Prancis, Marcel Desailly.
Menurut Desailly, Benzema sebelumnya merupakan pilihan utama untuk mengisi lini depan Les Bleus. Akan tetapi kasus pemerasan terhadap Mathieu Valbuena yang melibatkan dirinya menutup peluang Benzema untuk membela Les Bleus di negara sendiri.
Benzema sendiri sebelumnya tidak terima akan keputusan FFF yang tidak membolehkannya tampil di Piala Eropa. Saat itu Benzema menyebut pelatih Didier Deschamps tunduk pada tekanan kaum rasis di Prancis.
"Harus diakui dia (Benzema) membuat dirinya sendiri terlempar karena kasus Valbuena," kata Desailly.
"Mungkin berat bagi Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk memasukkan pemain yang bisa membawa masalah. Bukan langsung dari dirinya (Benzema), tapi media yang tidak akan berhenti menulis berita tentang dirinya," sambung pemain yang turut mengantar Prancis meraih trofi Piala Dunia di tahun 1998.
"Jadi itu keputusan FFF. Keputusan itu pastinya selalu menyakitkan untuk seorang pelatih," sambungnya lagi. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Kondisi Kylian Mbappe Jelang El Clasico Bikin Khawatir Real Madrid di Tengah Isu Keretakan Tim
-
Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City
-
Ferland Mendy Terancam Absen 5 Bulan, Musimnya Bersama Real Madrid Berakhir
-
Sikat Espanyol, Real Madrid Jaga Asa Buru Gelar Juara Liga Spanyol
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Profil Timnas Maroko: Singa Atlas Punya Modal Berharga untuk Piala Dunia 2026