Bola / Bola Indonesia
Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB
Mathew Baker jadi pemain kunci saat Timnas Indonesia U-17 kalahkan China. Ia mengaku terinspirasi dari dua pemain senior, Jay Idzes dan Justin Hubner (Instagram/@mat_baker09)
Baca 10 detik
  • Mathew Baker memimpin Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan 1-0 atas China pada laga Piala Asia U-17, Selasa (5/5/2026).
  • Pemain diaspora asal Melbourne City ini berkontribusi melalui satu assist krusial dan pertahanan solid tanpa kebobolan sepanjang pertandingan.
  • Baker terinspirasi oleh gaya bermain Jay Idzes dan Justin Hubner untuk memperkuat keyakinannya bersaing di grup yang sangat kompetitif.

Suara.com - Mathew Baker langsung membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin saat menjadi pahlawan kemenangan krusial Timnas Indonesia U-17 atas China.

Tak hanya mencetak assist penentu, ia juga sukses mengawal pertahanan hingga mencatatkan cleansheet dalam kemenangan 1-0 di laga perdana Grup B Piala Asia U-17 2026, Selasa (5/5/2026).

Pemain Melbourne City FC ini merupakan satu dari tiga amunisi diaspora baru yang dipanggil pelatih Kurniawan Dwi Yulianto untuk memperkuat tim.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan langsung mengenakan ban kapten pun dibayar tuntas.

Di balik penampilan solidnya, ternyata Baker menyimpan kekaguman dan menjadikan dua bek senior Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Justin Hubner sebagai panutannya.

"Saya mengagumi Jay Idzes dan Justin Hubner," ujar Baker dilansir dari FIFA.com.

Menurut pemain berdarah Batak ini, ia melihat adanya kemiripan gaya bermain antara dirinya dengan kedua idolanya tersebut.

Mathew Baker mengaku dirinya meniru ketenangan Jay Idzes dan agresivitas dari Justin Hubner.

"Gaya bermain saya mirip dengan mereka, tenang saat menguasai bola dan kuat dalam bertahan," jelas Baker.

Baca Juga: Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat

"Saya juga sering dibandingkan dengan Justin karena gaya bermain saya yang agresif," tambahnya.

Sebagai salah satu pemain yang sudah pernah merasakan atmosfer Piala Dunia U-17 2025, Baker kini datang dengan keyakinan penuh.

Meskipun sadar tergabung di grup yang sangat berat bersama Jepang dan Qatar, ia percaya Indonesia memiliki peluang untuk kembali mengukir prestasi.

"Saya rasa ini grup yang sangat kompetitif dengan tim-tim yang kuat," kata Baker.

"Ini tantangan besar, tetapi juga kesempatan besar bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman. Setiap pertandingan akan menghadirkan ujian yang berbeda, dan kita harus siap untuk itu."

"Pada saat yang sama, saya percaya bahwa jika kita tampil maksimal, kita dapat bersaing dengan tim mana pun di Asia," tutupnya.

Load More