Suara.com - Manajemen PSM merasa kecewa akan kekalahan saat menjamu Arema Cronus dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) minggu malam (12/6). Mereka pun ingin segera melakukan perombakan tim agar tampil lebih baik.
CEO PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM), Munafri Arifuddin, bahkan mengaku seandainya bisa melakukan perubahan saat ini juga, maka itu akan dilakukan agar tim Juku Eja bisa lebih bersaing di TSC 2016.
"Jika ada aturan yang membolehkan menambah pemain, maka hari ini juga tim akan dirombak. Kita siap ganti (pemain yang tidak produktif)," ujar Munafri di Makassar, Senin (13/6/2016).
Pada pertandingan di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu malam, PSM Makassar yang mendapat dukungan dari ribuan suporter fanatiknya harus pasrah menderita kekalahan 0-1 dari Arema Cronus melalui gol semata wayang Sunarto pada menit 85.
Dari permainan tersebut, tidak dipungkiri ada pemain yang dinilai kurang memberikan kontribusi bahkan menjadi kartu mati yakni Lamine Diarrasauba.
Penampilannya yang tidak maksimal membuatnya menjadi sasaran kritikan. Bahkan pemain asal Pantai Gading tersebut menjadi salah-satu yang menjadi target untuk dicoret pada paruh kedua mendatang.
Ia menjelaskan, PSM secara permainan tim pada dasarnya sudah baik. Untuk itu dirinya melihat kekalahan ini tidak sepenuhnya milik pelatih atau pemain.
Bahkan, lanjut dia, permainan PSM saat menjamu Arema dinilai sudah jauh lebih baik dari sebelumnya atau sebelum Luciano Leandro digantikan oleh Robert Rene Alberts sebagai pelatih kepala.
Menurut dia, proses perubahan yang sudah dilakukan coach Robert sudah terlihat sejak pertadingan tersebut. Meski tidak sesuai yang diharapkan namun permainan tim secara umum juga patut diacungi jempol.
"Ini bukan sulap, bukan hal mudah merubah tim dengan materi yang sama dan sudah ada dalam waktu dekat. Namun kita berharap kedepan bisa semakin baik dan kita siap melaukan perubahan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
-
Igor Tolic Sebut Comeback Dramatis Lawan PSM Sudah DNA Persib
-
Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih