Suara.com - Usia yang akan genap 31 tahun pada 24 Oktober nanti membuat Wayne Rooney sadar akan kontribusinya yang tidak akan lama lagi berakhir bersama tim nasional Inggris.
Rooney pun mulai mengisyaratkan pensiun dari timnas Inggris setelah Piala Dunia 2018 di Rusia. Penyerang Manchester United itu ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang.
Di samping itu, Rooney tidak peduli jika manajer baru Inggris, Sam Allardyce, mencopot jabatannya sebagai kapten. Baginya, itu adalah hak prerogratif Big Sam, sapaan akrab Allardyce.
Beberapa waktu lalu, Big Sam memang sempat mengemukakan pendapatnya terkait akankah Rooney tetap menyandang ban kapten The Three Lions. Saat itu, Big Sam enggan menjawabnya secara tegas.
Eks manajer Sunderland itu mengatakan masih ingin mengumpulkan semua skuat Inggris dan setelah itu baru diputuskan siapakah yang akan memangku jabatan sebagai kapten di lapangan.
"Saya ingin lanjutkan karier hingga Piala Dunia 2018 dan setelah itu mungkin saya akan mengambil keputusan terkait kelanjutan karier di timnas Inggris," kata Rooney.
"Tapi, untuk dua tahun ke depan, jadi kapten atau tidak, saya akan siap bermain jika dibutuhkan. Saya sudah bicara dengan Big Sam. Tidak panjang lebar memang terkait posisi saya di timnas. Tapi, dia tampaknya sangat bersemangat tentang pekerjaan di timnas dan memiliki cara sendiri untuk menjalaninya," sambung Rooney. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan