Suara.com - Barcelona baru saja merebut trofi pertamanya di awal musim ini yaitu Piala Super Spanyol. Namun, pelatih Barca Luis Enrique mengkritisi ofisial soal jadwal yang dibuatnya dinilai telah merugikan skuatnya.
Barca sukses mengalahkan Sevilla dengan agregat 5-0 setelah di leg kedua di Camp Nou menang 3-0 dini hari tadi. Tiga hari sebelumnya, Barca sudah memimpin 2-0 saat mereka bertandang ke markas Sevilla di leg pertama.
Kini Barca telah bersiap menjamu Real Betis di Camp Nou, Sabtu (20/8/2016) dini hari WIB, memulai usaha mempertahankan gelar La Liganya. Jadwal yang cukup padat tersebut tentu saja membuat pelatih Luis Enrique marah.
"Memenangi titel adalah sangat penting. Ketika ada juara liga dan piala, saya tidak mengerti mengapa (Piala Super Spanyol) itu harus dimainkan," kata Luis Enrique.
"Menurut saya itu tidak masuk akal, dan kini saya harus katakan kami jadi juara. Kami hanya punya sedikit waktu untuk melakukan persiapan, tapi tahun lalu lebih buruk, dengan Piala Super Eropa digelar dua hari sebelum bertandang ke San Mames," lanjutnya .
"Sepakbola itu olahraga yang indah dan tidak bisa terus-menerus terpaku dengan masa lalu. Jika otoritas tidak berniat untuk mengubahnya, maka hal itu benar-benar menyebalkan," ketus pelatih Barca ini. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey