Suara.com - Tuan rumah Persija Jakarta tidak bisa memenuhi ambisi meraih tiga poin setelah dipermalukan PSM Makassar dengan skor 0-1 pada kompetisi lanjutan Torabika Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, di Stadion Manahan Kota Solo, Jateng, Minggu (21/8/2016).
Pertandingan Persija menjamu PSM Makassar dengan disaksikan sekitar 5.000 penonton berjalan cukup imbang. Kedua kesebelasan saling menyerang untuk bisa memenangkan pertandingan.
Pada babak pertama, Persija langsung melakukan tekanan untuk membuka peluang gol ke pertahanan PSM. Andritany dan kawan-kawan mendapat peluang pada menit 17 melalui sundulan kepala Abdiza Umanailo, tetapi bola berhasil diblok kiper PSM, Syaiful, sehingga gawang tim tamu itu selamat.
Persija yang melakukan tekanan ke pertahanan PSM kembali mendapat peluang menit 22 melalui tendangan Racmad Afandi, tetapi bola mampu ditangkap kiper Syaiful yang bermain cekatan. Kedudukan tetap 0-0.
Sebaliknya, PSM mendapatkan peluang emas menit 21 melalui pemain gelandang Samsul Bachri, tetapi bolanya membentur gawang dan memantul ke luar lapangan. Kedudukan imbang 0- bertahana hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persija masih konsisten terus melakukan tekanan ke daerah PSM, dan sebaliknya PSM kelihatan mengubah strategi dengan melakukan serangan balik secara cepat yang juga sering membahayakan gawang Andritany.
Persija mendapat peluang menit 60 melalui tendangan Rizki Ramdani yang tinggal berhadapan dengan kiper PSM, Syaiful, tetapi bola dapat diantisipasi penjaga gawang sehingga belum mengubah kedudukan atau tetap imbang 0-0.
Persija justru lebih dahulu kebobolan gawangnya pada menit 74 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilakukan pemain pengganti PSM, Maldini Pali.
Arah bola dari tendangan Maldini yang menggantikan Ridwan Tawainela itu melengkung masuk ke gawang Andritany sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk PSM.
Persija yang ketinggalan 0-1 atas PSM terus melakukan tekanan pada menit-menit akhir hingga kiper PSM, Syaiful, harus bekerja keras untuk menyelamatkan gawangnya.
Persija mendapat peluang melalui tendangan bola mati yang dilakukan Bambang Pamungkas pada "injury time", tetapi bola yang mengarah ke sudut gawang PSM, mampu diblok kiper Syaiful, sehingga kedudukan tetap 0-1.
Wasit yang memimpin pertandingan Persija dan PSM, Iawan Sukoco asal Malang, mengeluarkan enam kartu kuning untuk Hendra Wijaya, Valentino Telaubun, Rizky Ahmad Sanjaya, Maldini Pali (PSM), Abdizal Umanailo, dan Amarzukih (Persija).
Pelatih PSM Makassar Budiardjo Thalib mengatakan semua pemainnya bermain sesuai instruksi pelatih sehingga mereka tetap disiplin menjaga daerahnya masing-masing.
"Kami pada babak pertama memang banyak mendapat tekanan, tetapi babak kedua mulai mampu ke luar dari tekanan dan membuahkan hasil satu gol dari Maldini," katanya.
Salah satu pemain PSM Makassar Maldini Pali mengaku gol yang dicetak merupakan gol pertama untuk tim PSM. Meskipun dirinya pemain cadangan, tetap memberikan kontribusi terbaik untuk tim.
Pelatih Persija Jakarta Jan Saragih mengaku timnya tetap komitmen bermain optimal untuk bisa meraih poin, tetapi banyak peluang sia-sia atau tidak menjadi gol.
"Kami banyak menciptakan peluang, tetapi kita kurang beruntung, dan tidak ada satu gol yang tercipta," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Datang dengan Perasaan Sedih, Jan Olde Riekerink Bangga Dewa United Tahan Persija di JIS
-
Gagal Kalahkan Dewa United di Kandang, Rumput JIS Jadi Sasaran Pelatih Persija
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
-
Mauricio Souza Tantang Pengamat usai Persija Ditahan Dewa: Sebut Satu Tim yang Lebih Baik dari Kami!
-
Taktik Umpan Pendek Macet Lawan Dewa United, Pelatih Persija Kritik Kondisi Rumput JIS
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus