Suara.com - Pemain sayap Persiba Balikpapan asal Papua, Oktovianus Maniani mengundurkan diri dari Tim Beruang Madu. Ia mundur setelah diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jayapura.
"Kami umumkan bahwa Okto kami lepas dari statusnya sebagai pemain Persiba atas keinginannya sendiri, sebab Okto diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)," ungkap pelatih Persiba Jaino Matos di Balikpapan, Kamis (25/8/2016).
Meski kehilangan seorang gelandang hebat, Persiba tak keberatan. Menurut Matos, Persiba juga sudah membekali Okto dengan surat-surat yang diperlukan pemain tim nasional itu, seperti surat pelepasan status pemain Persiba dengan dasar surat pengunduran diri dari yang bersangkutan.
Entrenador Matos menambahkan, Jumat ini Okto segera pulang ke Jayapura dan memulai karir barunya sebagai pegawai negeri sipil atau PNS.
Karir Okto sebagai pemain sepakbola sesungguhnya cukup cemerlang. Pemain kelahiran 27 Oktober 1990 ini adalah pemain nasional mulai dari U-15, U-17, dan U-23 dengan prestasi finalis Piala AFF.
Stamina yang prima dan teknik yang mumpuni membuat Okto tidak pernah menganggur. Ketika sepakbola Indonesia vakum sebab sanksi FIFA, Okto bermain ke luar negeri, ke Timor Leste. Okto bahkan mencoba berakting dan main sinetron dengan memerankan dirinya sendiri di sinetron Tendangan si Madun yang ditayangkan SCTV 2015 silam.
"Ya hidup ini punya banyak pilihan-pilihan," senyum Matos.
Menurut entrenador asal Brasil ini, Okto banyak berkontribusi buat Persiba. Namun demikian, sepeninggalnya, kesempatan terbuka bagi pemain seperti Rahel, Siswanto, Heri, Aziz, Rahman, untuk menunjukkan kualitas mereka.
"Pemain datang dan pergi itu biasa. Menyatukan mereka menjadi satu tim itu yang tidak mudah," kata Matos. (Antara)
Berita Terkait
-
Dijamu Persiba, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Positif dan Intip Peluang ke Papan Atas
-
Yakob Sayuri Malah Disanksi Komdis Usai Jadi Korban Rasisme, Eks Timnas Geram
-
Yakob Sayuri Jadi Korban Rasisme, PSSI Didesak Ambil Tindakan Tegas!
-
Okto Maniani Kecam Aksi Rasis terhadap Yakob Sayuri, Desak PSSI Bertindak Tegas
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Menerka Taktik Michael Carrick untuk Jinakkan Arsenal, Bakal Sama Seperti Tekuk Man City?
-
5 Fakta Kekalahan Menyakitkan Liverpool dari Bournemouth: Rekor Buruk The Reds Sejak 2021
-
Pemilu Barcelona Maret 2026 Memanas, Hansi Flick Pasang Badan untuk Joan Laporta
-
Bojan Ungkap Alasan Persib Tak Rekrut Banyak Pemain Baru, Layvin Kurzawa Batal Gabung?
-
Jadwal TV dan Cara Nonton Link Streaming Persib Bandung vs PSBS Biak Malam Ini Pukul 19:00 WIB
-
Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris
-
Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal
-
Keras! Wakil Presiden DFB Sebut Boikot Piala Dunia 2026 Bisa Terjadi, Trump dan Infantino Bungkam
-
Bojan Hodak Pastikan Pemain Rp5,65 Miliar Absen Lawan PSBS Biak, Apa Penyebabnya?
-
Diego Simeone Ngamuk Saat Disinggung Rumor Julian Alvarez Merapat ke Arsenal