Suara.com - Legenda hidup sepakbola Argentina, Diego Maradona, kembali membuat pernyataan kontroversial terkait Lionel Messi. Setelah sebelumnya, Maradona menuding Messi tak punya kualitas sebagai kapten timnas Argentina.
Kini, Maradona 'mengecam' keputusan Messi kembali ke timnas setelah sempat menyatakan pensiun. Lelaki bertubuh gempal itu menuding keputusan Messi pensiun sebelumnya sebagai taktik untuk melupakan kegagalan Argentina di final Copa America Centenario 2016.
Sebelumnya, mega bintang Barcelona itu memang sempat menyatakan gantung sepatu dari pentas internasional. Keputusan ini diambil setelah Argentina kalah dari Cile di final Copa America Centenario, Juni lalu.
Hal ini merupakan buntut frustasi Messi yang empat kali gagal bersama Argentina di partai final; Piala Dunia 2014 dan Copa America 2007, 2015, dan 2016.
Keputusan mendadak ini mengejutkan seantero masyarakat Argentina. Mereka pun berbondong-bondong meminta Messi batalkan niatannya itu. Bahkan, hal ini sampai membuat Presiden Argentina, Mauricio Macri, meminta hal yang sama kepada Messi.
Setelah dua bulan berlalu, Messi akhirnya bersedia batalkan niatannya, khususnya setelah lakukan pembicaraan dengan pelatih anyar Tim Tango, Edgardo Bauza.
Namun, perubahan cepat ini mengundang keraguan dalam pikiran Maradona. Eks pelatih Argentina yang membawa Tim Tango juara Piala Dunia 1986 itu menduga Messi sejatinya tidak pernah benar-benar serius pensiun, setidaknya tidak di usianya yang kini 29 tahun.
"Saya tidak tahu apakah pensiunnya Messi merupakan taktik untuk membantu kami melupakan tentang fakta Argentina gagal di tiga final berturut-turut," ujar Maradona.
"Anak ini pertama memutuskan pensiun, lalu mengubah pikirannya hanya dalam hitungan minggu," lanjut Mardona, sedikit heran.
Nama Messi dimasukkan Bauza dalam skuat Tim Tango yang akan menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Latin di kandang melawan Uruguay pada 2 September 2016, sebelum lakukan lawatan ke Venezuela lima hari kemudian. (The Sun)
Berita Terkait
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Gelandang Persija Bongkar Momen Langka Bareng Lionel Messi di MLS
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia