Suara.com - Valencia saat ini belum mampu bangkit dari keterpurukan. Setelah mengalami sejumlah kekalahan beruntun di musim lalu di bawah asuhan tiga pelatih; Nuno Espirito Santo, Salvador Gonzalez dan Gary Neville, Valencia akhirnya mampu meloloskan diri dari zona merah musim lalu setelah diambil alih oleh Pako Ayestaran.
Namun di awal musim ini, tanda-tanda keterpurukan musim lalu kembali terlihat. Melakoni empat laga La Liga, Ayestaran belum mampu mendulang poin bagi tim berjuluk Kelelawar Mestalla. Di empat laga itu, Valencia tumbang.
Melihat kondisi Valencia yang saat ini memprihatinkan, legenda Argentina yang juga merupakan salah satu pemain legendaris Valencia, Mario Kempes, menyatakan bersedia membantu klub yang pernah dibelanya selama delapan tahun itu.
Jika Valencia memutuskan memecat Ayestaran, maka Kempes siap mengobati 'impotensi' yang kini dialami Kelelawar Mestalla.
"Apa yang tengah terjadi di Valencia sangat memprihatinkan. Mereka mengarungi musim tanpa proyek ataupun ide. Yang kita saksikan saat ini murni sepak bola impoten," kata Kempes.
"Menjawab pertanyaan soal kesediaan saya melatih Valencia, saya bersedia melakukannya dengan segenap kemampuan saya asalkan mereka (klub) memintanya," sambungnya lewat akun Twitter pribadinya.
Saat berseragam Valencia, Kempes pernah tercatat sebagai pemain tersubur di La Liga di dua musim. Kempes juga turut mengantar Valencia meraih tiga trofi; Piala Raja, Piala Winners UEFA dan Piala Super Eropa. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Kevin Sanjaya Tak Ingin Anaknya Jadi Atlet Pro: Juara Itu Cuma Satu dari Jutaan Orang!
-
Laga Perpisahan Lewandowski Tercoreng! Barcelona Kena Comeback Valencia di Penutup Musim
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Argentina Kuasai Piala Dunia 2026 dari Pinggir Lapangan, Kirim 6 Pelatih Sekaligus
-
Sebelum Layvin Kurzawa, 5 Pemain Top Dunia yang Pernah Merumput di Liga Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia