Foto / News
Senin, 05 Januari 2026 | 07:30 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). [ANTARA FOTO/Gecio Viana/sgd/nym]
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). [ANTARA FOTO/Gecio Viana/sgd/nym]
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). [ANTARA FOTO/Gecio Viana/sgd/nym]
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). [ANTARA FOTO/Gecio Viana/sgd/nym]
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). [ANTARA FOTO/Gecio Viana/sgd/nym]

Suara.com - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026).

Pada hari kesepuluh operasi SAR korban kapal tenggelam, Tim SAR gabungan menemukan jenazah di antara perairan Pulau Padar dan Pulau Serai dengan lokasi temuan sekitar 1,13 nautical mile dari titik awal kecelakaan tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah yang terjadi pada akhir Desember 2025 lalu.

Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut guna memastikan identitas korban. Dan hasil tersebut menyatakan bahwa korban kedua adalah Pelatih Valencia FC Fernando Martin Carreras.

Hingga kini, proses pencarian telah berlangsung selama 10 hari dan sebelumnya telah diperpanjang pada 2–4 Januari 2026. Selama masa pencarian tersebut, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama yang ditemukan adalah seorang anak berusia 12 tahun, yang merupakan anak dari pelatih klub sepak bola Valencia FC Sementara korban kedua ditemukan pada Minggu (4/1/2026), yakni sang pelatih.[ANTARA FOTO/Gecio Viana/sgd/nym]

Load More