Suara.com - Mario Gotze kembali merintis karirnya di Borussia Dortmund. Namun sang agen, Roland Eitel menegaskan bahwa gelandang serang Jerman itu tidak gagal saat tiga musim bersama Bayern Munich.
Gotze bergabung dengan Bayern dari Dortmund opada 2013. Namun dia gagal menghidupkan ekspektasi kepadanya di Alliaz Arena dan akhirnya kembali ke BVB di awal musim 2016/2017.
Namun agen pemain menegaskan bahwa Gotze kembali ke Dortmund bukan berarti dia gagal di Bayern.
"Kami harus memperlakukan pemain berbeda. Gotze telah bermain di level tertinggi selama lima tahun. Dia pantas mendapatkan lebih banyak, lebih dihargai," kata Eitel kepada Eurosport.
"Mengapa kita berbicara tentang bagaimana Gotze gagal di Bayern? Dia baru berusia 24 tahun dan telah memenangkan lima gelar Bundesliga, bermain 118 laga untuk Bayern dan membawa Jerman meraih Piala Dunia. Apakah itu artinya bagi Anda gagal?"
"Sama seperti itu adalah kurangnya rasa hormat untuk mengatakan dia harus berlatih lebih keras."
Gotze mencetak satu gol dalam dua penampilan di semua kompetisi untuk Dortmund sejak dia kembali, mencetak gol pembuka dalam kemenangan 6-0 Liga Champions atas Legia Warsawa. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan