Suara.com - Mantan pelatih FC Barcelona yang kini menangani Manchester City, Josep 'Pep' Guardiola, kini sedang galau. Kegalauan itu terutama ketika City kini harus bersiap menghadapi Barca di Camp Nou, dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (19/10/2016) depan.
Pep mengakui ada kekhawatiran tersendiri baginya kali ini, yang bisa dianggap wajar jika melihat performa City dalam tiga laga terakhirnya.
Ya, termasuk saat ditahan imbang tamunya Everton pada Sabtu kemarin, City sudah tiga kali berturut-turut gagal menang. Usai imbang di kandang Celtic, City bahkan sempat kalah telak di kandang Tottenham Hotspur dua pekan lalu.
"Mungkin (memang ada masalah), jika Anda menganalisa tiga hasil di mana kami tak bisa menang. Saya coba menganalisa kenapa kami tidak bisa menang," jawab Pep, ketika ditanya kemungkinan menurunnya kepercayaan diri para pemain City.
"Itu adalah tugasku. Tentu saja, kepercayaan diri dan suasana hati (mood) akan lebih baik ketika (tim) kamu menang," sambungnya.
"Tapi kami cukup profesional, sehingga ketika menang kami tetap stabil, dan ketika kalah kami menganalisa alasannya kenapa," ujar Pep lagi.
"Di Barcelona, selama 15 tahun terakhir, mereka mendominasi penguasaan bola dengan cara mereka bermain," ungkap Pep pula, menyinggung sedikit calon lawan timnya itu.
Sehubungan dengan itu, Pep mengaku sebenarnya punya beberapa harapan pula jelang pertandingan tersebut. Salah satunya adalah pulihnya sang pilar lini belakang, Vincent Kompany.
Faktanya adalah, meski masih cukup aman di puncak klasemen sementara Liga Inggris musim ini, City hanya punya satu pertandingan dari delapan laga di mana mereka tidak kebobolan. Fakta lainnya lebih buruk, yaitu bahwa di tiga penampilan terakhir di semua ajang, City hanya mampu mencatatkan dua kali imbang dan sekali kalah.
Sejauh ini, Guardiola telah beberapa kali menekankan bahwa dia tak akan memainkan Kompany, kecuali jika pemain itu telah benar-benar pulih (100 persen). Hal ini agaknya berkaca pada musim lalu di mana kondisi cedera berulang selalu menimpa pemainnya. Walau begitu, Pep mengaku butuh sang pemain di laga penting kali ini.
"Saya butuh dia. Kami butuh dia," ucapnya, seperti dikutip Manchester Evening News.
"Hari ini, pertandingannya berat. Setiap musim jadi lebih berat," sambungnya.
"Akan ada banyak pertandingan dan lebih banyak ketegangan. Akan lebih banyak tuntutan dan lebih banyak tekanan bagi para pemain," ujar Pep pula. [Soccerway]
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Kronologis Sikap Menjijikan Suporter Leeds United Saat Pemain City Jalani Buka Puasa
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Messi Menggila di MLS! Cetak Brace, Ejek Pelatih Lawan dengan Gestur seperti Ini
-
Maarten Paes Tak Gentar, Siap Rebut Status Kiper Utama Ajax
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka
-
Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan 3 Opsi Darurat