Suara.com - Manajemen PSM Makassar meminta izin ke PSSI dan PT GTS selaku operator Torabika Soccer Championship (TSC) agar merekomendasi Rizky Pellu dan Ferdinand Sinaga bisa memperkuat tim Juku Eja saat menghadapi Pusamania Borneo FC (PBFC) sebelum mengikuti pelatnas timnas di Yogyakarta.
Direktur Utama PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Rabu, mengatakan tenaga keduanya dibutuhkan tim demi mengangkat prestasi tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan di klasemen sementara.
"Kami telah mengirimkan surat ke PSSI agar mendapatkan dispensasi kepada kedua pemain. Kedua pemain selanjutnya akan bergabung bersama timnas usai menghadapi PBFC pada 21 Oktober mendatang," katanya.
Dirinya juga berharap permintaan ini bisa dimaklumi dan bisa dikabulkan PSSI dan PT GTS selaku operator kompetisi karena pentingnya peran mereka dalam kekuatan tim Juku Eja.
Ia menjelaskan, sehubungan dengan itu maka pihaknya memutuskan untuk tetap membawa kedua pemain tersebut ke Samarinda, kalimantan Timur, sebagai persiapan menghadapi tuan rumah PBFC.
"Untuk surat permintaan izin itu sudah kami kirimkan hari ini. Keduanya baru akan bergabung dalam timnas usai memperkuat PSM menghadapi PBFC,"ujanya.
Kedua pemain memang belum memenuhi panggilan PSSI untuk bergabung dengan pada TC Timnas yang mulai dilaksanakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 20 sampai dengan 26 Oktober 2016.
Pemanggilan Ferdinand Sinaga dan Rizky Pellu melalui surat yang dikirimkan kepada manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar, bernomor 840/AaGB/155/X-2016, pada 18 Oktober 2016.
"Pemanggilan kedua pemain kami tentunya merupakan sebuah kebanggaan dan kita patut bersyukur. Namun kami berharap untuk sementara tidak bergabung dulu karena tenaganya begitu dibutuhkan menghadapi PBFC," kata Direktur Klub PSM, Sumirlan. (Antara)
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan