Suara.com - Persib Bandung kembali menjalani laga kandang di Kota Bandung tepatnya di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat saat menjamu Persipura Jayapura pada Sabtu (12/11).
"Saat ini perizinan pertandingan di Stadion Jalak Harupat sedang diproses dan diurus. Pemkab Bandung dan Polres Bandung telah memberikan lampu hijau untuk kembali mengggunakan stadion itu," kata Koordinator Panitia Pertandingan Persib Bandung Budi Bram di Bandung, Senin.
Menurut Bram kesempatan Persib kembali ke Bandung itu merupakan kabar baik bagi Bobotoh Bandung yang dalam beberapa pertandingan tidak bisa menyaksikan laga kandang Maung Bandung yang terpaksa digelar di Stadion Wibawa Mukti Bekasi dan Pakansari Kabupaten Bogor.
Kendati bisa kembali berkandang di Bandung, Persib belum bisa menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang saat ini masih dalam perbaikan dan pemeliharaan rumput stadion setelah digunakan untuk upacara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016.
Awal September 2016, Jabar tidak bisa menggelar pertandingan di Bandung Raya karena Stadion GBLA dan Stadion Si Jalak Harupat dikonsentrasikan untuk PON XIX/2016. Akibatnya Persib harus berkeliling menggunakan stadion yang ada di Bogor dan Bekasi.
Namun pada sisi lain, memberikan kesempatan kepada Bobotoh Persib di luar Bandung Raya untuk menyaksikan langsung pertandingan tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu.
"Meski nanti akan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, namun ke depannya tidak menutup kemungkinan menggunakan Stadion Wibawa Mukti dan Pratriot untuk beberapa pertandingan nanti," kata Budi Bram.
Dengan berkeliling seperti itu, maka Persib bisa menuntaskan kerinduan Bobotoh di luar Bandung Raya untuk menonton langsung, dan tidak perlu jauh datang ke Bandung. Sehingga diharapkan Bobotoh Bandung lebih banyak yang bisa menonton pertandingan secara langsung.
Sementara itu, Panpel Pertandingan Persib sudah mempersiapkan dan mencetak tiket pertandingan melawan Persipura yang merupakan partai cukup menarik.
Pasalnya Persib pada leg pertama mengalahkan tim "Mutiara Hitam" itu di Jayapura yang merupakan kemenangan kandang pertama Persib di kandang Tim Papua itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
-
Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini
-
11 Pemain Asing Sudah Diamankan Persib Bandung untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus
-
Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026