Suara.com - Pelatih interim atau pelatih sementara tim nasional Inggris Gareth Southgate mendesak Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk segera memutuskan statusnya. Apakah dipertahankan dan dinaikkan status menjadi pelatih, atau tidak sama sekali.
Menurut Southgate, dirinya sudah menunjukkan kemampuan dalam melatih tim nasional dan membawa Inggris tidak terkalahkan dalam empat pertandingan, termasuk ketika diimbangi Spanyol 2-2 di Stadion Wembley pada Selasa malam atau Rabu pagi WIB.
Selama masa kepemimpinan Southgate, Inggris menang dua kali dan dua kali seri, mencetak tujuh gol serta kemasukan dua gol.
"Saya sudah menunjukkan bisa melewati pertandingan besar. Saya membantu pekerjaan staf, mempersiapkan tim melawan negara-negara kuat yang memberikan mereka ujian berat," ujar Southgate setelah pertandingan melawan Spanyol.
Pelatih berusia 46 tahun yang ditunjuk oleh FA menggantikan Sam Allardyce yang dipecat pada 27 September 2016 lalu itu menambahkan, dia telah membuat tim stabil setelah Inggris tampil mengecewakan pada Piala Eropa 2016 lalu.
"Saya datang ketika tim sedang goyah dan membawa kembali kestabilan dan membangun sebuah dasar untuk tim. Ketika sudah bersama dengan sebuah tim, sebuah kelompok, anda punya kesempatan untuk memasukkan lebih banyak ide, meninjau kembali permainan dan belajar dari kekurangan yang ada. Para pemain pun bisa beraksi sesuai gaya kami bermain," kata Southgate, yang sebelumnya melatih timnas U-21 Inggris.
Menurut Southgate, keputusan harus lekas diambil karena timnas U-21 Inggris juga akan melakoni kejuaraan besar beberapa bulan ke depan.
"Mereka mengikuti Piala Eropa U-21 pada musim panas 2017. Jadi penting bagi saya untuk tahu di mana harus memarkir mobil saya pada beberapa minggu ke depan," tutur dia.
Pada pertandingan melawan Spanyol, dua gol Inggris dari penalti Adam Lallana dan sundulan Jamie Vardy dibalas dengan dua gol Tim Matador beberapa menit sebelum pertandingan selesai.
Laga berikutnya, Inggris akan menghadapi Jerman pada Maret 2017 di pertandingan persahabatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Zidane hingga Southgate, 7 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United Versi Media Inggris
-
Manchester United Lirik Gareth Southgate sebagai Pengganti Ruben Amorim
-
Amorim Dipecat? Inilah 5 Kandidat Panas Kursi Manajer Manchester United
-
Akhirnya! KNVB Kasih Kabar Kapan Laga Persahabatan Timnas Indonesia vs Belanda
-
Berjasa untuk Inggris, Gareth Southgate Dianugerahi Gelar Kesatria
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah