Suara.com - Mantan kapten Inggris dan Liverpool Steven Gerrard mengatakan masih terlalu dini bagi dirinya untuk memulai karir manajerialnya, setelah menolak peluang untuk menggantikan Karl Robinson di klub strata ketiga Milton Keynes Dons.
Gelandang berusia 36 tahun itu, yang telah meninggalkan klub Liga AS Los Angeles Galaxy, meninggalkan Liverpool pada 2015 setelah mencatatkan 710 penampilan dalam 17 tahunnya untuk klub yang bermarkas di Merseyside itu, di mana ia membawa Si Merah memenangi delapan trofi.
"Saya masih memerlukan sedikit waktu untuk mempertimbangkan hal menarik apa yang dapat dilakukan selanjutnya," kata Gerrard, yang merupakan pemain peringkat keempat dalam rekor membela timnas Inggris, kepada BT Sport.
"Saya berbicara kepada MK Dons. Saya melakukan pembicaraan dengan ketuanya, itu merupakan pekerjaan yang sangat menarik untuk orang lain namun itu terlalu dini bagi saya. Namun itu benar, saya telah berbicara kepada mereka." Media Inggris mengatikan Gerrard, yang saat ini berusaha untuk mendapatkan lisensi kepelatihan UEFA A -- lisensi tertinggi peringkat kedua yang tersedia -- dengan kepindahan ke Celtic dan Newcastle United, serta kembali ke Anfield sebagai bagian dari staf kepelatihan. (Antara)
Berita Terkait
-
Steven Gerrard Sebut Sosok Ini Sangat Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool
-
Mohamed Salah Pecahkan Rekor Assist Steven Gerrard di Liverpool
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Arsenal Diingatkan Gerrard: Tanpa Saka dan Eze, Mimpi Final Bisa Hancur
-
3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata