Suara.com - Setelah sempat paceklik gol di empat pertandingan, Gonzalo Higuain kembali memperlihatkan insting membunuhnya saat Juventus menaklukkan tuan rumah Torino, 3-1, dalam duel bertajuk "Derby Turin" di Stadion Olimpico Grande Torino, Minggu (11/12/2016).
Striker yang diboyong dari Napoli musim panas lalu itu menyumbang dua gol. Gol tersebu menambah pundi-pundi golnya di kompetisi Serie A Italia musim ini menjadi sembilan gol.
Torino, yang menghuni peringkat ketujuh, mengawali pertandingan dengan baik dan unggul pada menit ke-16 ketika Andrea Bellotti menanduk umpan silang Daniele Baselli untuk menjadi gol ke-11nya musim ini.
Gol tersebut membuat pasukan Massimiliano Allegri ini tersentak. Hasilnya, 12 menit kemudian Higuain yang menerima operan Mario Mandzukic, merangsek membelah pertahanan Torino untuk melepaskan tembakan yang tidak mampu diantisipasi kiper Joe Hart.
Torino tampil lebih baik pada babak kedua, dan Adem Ljajic semestinya dapat membawa mereka kembali unggul, namun tembakannya menyerempet tiang jauh.
Juventus, yang kini memiliki kebiasaan untuk mendulang hasil di akhir pertandingan, kembali melakukannya pada sepuluh menit terakhir.
Bola panjang terkirim kepada Higuain, meski ditempel ketat, Higuain berputar melewati Antonio Barreca dan melepaskan tembakan melewati Hart dan membawa Juventus berbalik unggul.
Gol pamungkas Juventus dicetak Miralem Pjanic saat menit kedua babak tambahan kedua. Hasil ini membuat Juve unggul tujuh poin dari AS Roma dan AC Milan yang baru memainkan pertandingan pekan ke-16 Liga Italia dini hari nanti.
"Bahkan ketika Higuain tidak mencetak gol, dia tetap memberikan kontribusi besar," kata Allegri. "Saya tahu dia hidup untuk (mencetak) gol demi gol, namun itu bukan satu-satunya alasan dia direkrut."
Baca Juga: Djarot Ancam Pidanakan Pelaku Manipulasi DPT
Sementara itu, pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic, menyesalkan kekalahan timnya dari rival sekota mereka.
"Juve tidak mencatatkan tembakan ke gawang pada sebagian besar babak kedua, namun ketika Anda tidak mengambil peluang-peluang Anda melawan tim seperti itu, Anda akan dihukum," ujar Mihajlovic.
"Kami selevel sampai menit ke-83 dan kami layak mendapatkan lebih. Saya tidak melihat perbedaan antara mereka dan kami," pungkas eks allenatore Milan tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026