Suara.com - Di tengah masa kampanye Pilkada DKI Jakarta, saat ini beredar isu adanya potensi manipulasi daftar pemilih tetap (DPT). Hal ini membuat tim pemenangan tiga pasangan calon pun bekerja keras untuk memastikan bahwa tidak ada permainan dalam data daftar pemilih.
Menanggapi hal itu, calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, bahwa tidak sulit untuk menemukan pelakunya.
"Gampang dilacak itu. Bisa disisir, bisa dilacak siapa yang bermain di situ," kata Djarot, seusai mengikuti acara Maulid Nabi di Masjid Al-Huda, Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2016).
Lebih lanjut, menurut Djarot, yang lebih berbahaya adalah apabila orang yang tidak memiliki hak pilih, tiba-tiba dimasukkan dalam daftar pemilih tetap.
"Ini pemilih-pemilih siluman. Ini yang seharusnya dicari. Kalau mereka yang belum terdata, masih punya kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya di atas jam 12.00," ujar Djarot.
Djarot pun mengancam akan mempidanakan siapa saja yang ketahuan melakukan manipulasi daftar pemilih tetap.
"Kalau ada memang oknum-oknum yang bermain dengan persoalan DPT ini, tentu saja kita akan bisa lacak dan kita proses. Kita akan pidanakan. Tidak bagus itu," tegas Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden