Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan tim nasional Indonesia tetap mendapatkan bonus dari pemerintah walau gagal juara di Piala AFF 2016.
Namun, besaran bonus tersebut tidak mencapai Rp12 miliar seperti yang dijanjikan sebelumnya.
"Tetap ada apresiasi dari pemerintah, tetapi jumlahnya akan dibicarakan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan. Kami sudah melengkapi semua persyaratan administrasi," tutur Imam di Gedung Kemenpora, Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, bonus tersebut wajar karena para pemain sudah berjuang keras membela negara sepanjang turnamen AFF 2016.
"Kita sudah mati-matian mempertahankan kemenangan di leg pertama, tetapi takdir belum berpihak pada kita," ujar politikus PKB ini.
Sebelumnya, pemerintah menjanjikan bonus total Rp12 miliar bagi seluruh tim nasional Indonesia jika berhasil membuat sejarah menjuarai Piala AFF 2016 untuk kali pertama.
Harapan akan gelar perdana itu meleset setelah Indonesia kalah dari Thailand pada babak final leg kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu, dengan skor 2-0.
Juara gagal diraih karena pada leg pertama yang dihelat di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu (14/12), Rizky Pora dan kawan-kawan hanya menang dengan skor 2-1.
Terkait dengan kekalahan tersebut, Menpora pun menyampaikan pesan kepada pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) agar serius mempersiapkan tim nasional yang akan bertanding pada SEA Games 2017 di Malaysia.
Imam menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung, terutama dari segi anggaran.
"Selain itu, PSSI harus memberikan peluang yang sama kepada seluruh anak-anak bangsa untuk membela timnas, baik yang berkiprah di dalam maupun di luar negeri," kata Imam. (Antara)
Berita Terkait
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia
-
Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia
-
Pernah Jalani Ibadah Haji, Witan Sulaeman Pamer Tato Macan, Rizky Ridho: Aman untuk Sholat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik
-
Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam