Suara.com - Absennya trio MSN--Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar--plus Gerard Pique, yang mendapat izin untuk liburan lebih dulu, terbukti tidak memiliki dampak negatif yang signifikan bagi kans Barcelona untuk melaju ke 16 Besar Copa del Rey.
Terlebih, lawan yang dihadapi hanyalah sekelas Hercules, tim divisi tiga Liga Spanyol. Dan hasilnya pun mudah ditebak. Ya, tim asuhan Luis Enrique itu berpesta tujuh gol di Camp Nou, Selasa (21/12/2016) atau Rabu dini hari WIB.
Hasil ini membuat Barcelona berhak meraih maju ke babak 16 Besar setelah unggul agregat 8-1, pasca di leg pertama 32 Besar, 30 November lalu di kandang Hercules, kedua klub bermain imbang 1-1.
Meski menghadapi tim yang levelnya masih jauh di bawah mereka, namun Los Azulgrana rupanya harus menunggu cukup lama untuk membuka keunggulan. Adalah Lucas Digne yang membawa Barca unggul lebih dulu di menit ke-37.
Barca sukses menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol setelah Ivan Rakitic berhasil menjaringkan bola dari titik penalti usai Arda Turan dijatuhkan di kotak terlarang.
Di babak kedua, Los Azulgrana tak perlu menunggu waktu lama untuk kembali membobol gawang Hercules. Tepatnya lima menit setelah babak kedua dimulai, Rafinha membawa Barca unggul 3-0.
Lima menit berselang, giliran Arda Turan yang membukukan namanya di papan skor. Pada menit ke-73, Paco Alcacer memaksa kiper Hercules, Ivan Buigues, memungut bola untuk kali kelima dari gawangnya.
Dua gol tambahan Barcelona dicetak Turan di menit ke-86 dan 89. Ini jadi hattrick keduanya musim ini setelah yang pertama kala Los Azulgrana menang 4-0 di arena Liga Champions atas Borussia Monchengladbach, 6 Desember lalu.
Di babak 16 Besar, Barcelona akan menghadapi sesama tim La Liga, Osasuna, yang lolos setelah menang agregat 2-1 atas kontestan La Liga lainnya, Granada; leg pertama, 0-1, leg kedua, 2-0.
Baca Juga: Tuding Persipura Juara ISC Palsu, Arema Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey