Suara.com - Semen Padang Football (SPFC) daftarkan dua pemain Asia untuk memperkuat kesebelasan itu dalam menjalani turnamen Piala Presiden 2017 yang akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur.
"Sudah kami daftarkan dua pemain Asia untuk ikut di Piala Presiden, mereka berasal dari Korea Selatan dan Lebanon. Jadi total pemain asing yang kami bawa ada empat orang," kata Pelatih Kepala SPFC, Nil Maizar, seperti dikutip dari Antara, Rabu (2/1/2017).
Nil Maizar menjelaskan, untuk pemain asal Lebanon akan datang pada 3 atau 4 Februari mendatang, sedangkan untuk yang Korsel akan tiba nanti malam.
Lebih lanjut, Nil Maizar mengatakan, walaupun nantinya dalam pertandingan hanya bisa menurunkan satu pemain Asia dan dua pemain asing, pihaknya tetap akan membawa dua pemain Asia tersebut.
Hal itu menurutnya merupakan bagian dari taktik permainan untuk menurunkan mereka secara bergantian dalam pertandingan yang berbeda.
Secara spesifik Nil Maizar menyebutkan kedua pemain Asia ini diprioritaskan ditempatkan pada posisi gelandang bertahan.
"Kami ikutkan kedua pemain Asia ini dalam Piala Presiden sebenarnya untuk melihat sejauh mana kemampuan bermain mereka di tim. Setelah turnamen berakhir, kami akan memilih yang terbaik untuk bergabung dan berjuang bersama pada ISL mendatang," jelasnya.
Lebih jauh, dia mengemukakan persiapan tim kebanggaan "Urang Awak" ini untuk menghadapi Piala Presiden telah mencapai 80 hingga 90 persen.
Namun, katanya ada beberapa kendala yang harus diselesaikan sebelum keberangkatan tim yang direncanakan pada akhir minggu ini.
Baca Juga: Shakira 'Ngambek', Hubungan Pique dengan Messi Cs Jadi Renggang?
"Salah satu kendala utama yang dihadapi tim saat ini, yakni kondisi fisik secara umum pemain, karena adanya beberapa pemain yang baru gabung di dalam tim," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kendala tersebut, kata Nil Maizar, pihaknya melakukan tes fisik terhadap pemain, terutama kepada pemain-pemain yang baru bergabung.
SPFC telah mengontrak 22 pemain. Dari sejumlah pemain tersebut tim "Kabau Sirah" telah melengkapi kuota pemain di bawah usia 23 tahun untuk menjalani kompetisi sepakbola Indonesia 2017.
Ke-22 pemain tersebut terdiri atas 15 pemain yang sebelumnya memperkuat tim di Indonesia Soccer Championship (ISC) dan tujuh pemain lainnya merupakan pemain hasil seleksi tim selama beberapa minggu terakhir ini, yaitu Tambun Naibaho, Syamsul Bahri, Boas Arturi, Finno Andrianas, Kevin Ifander, dan Mardiono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan