Suara.com - PSSI telah menetapkan sejumlah regulasi untuk gelaran Piala Presiden 2017. Regulasi yang telah ditetapkan induk organisasi sepak bola tanah air itu berupa kuota pengunaan pemain asing, pembatasan pemain senior dan pemain kategori U-23.
Piala Presiden sendiri menjadi ajang uji coba regulasi yang sudah diputuskan PSSI tersebut. Rencananya, regulasi-regulasi baru itu akan diterapkan di kompetisi 2017, yaitu Liga 1.
"Pada saat Piala Presiden boleh lebih dari tiga pemain. Tapi dalam daftar susunan pemain di setiap pertandingan tim hanya boleh pakai 2+1," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).
Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, menambahkan regulasi yang ada tidak tetap di setiap pertandingan. Nantinya, ketika tim tersebut berlaga di pertandingan lain, pemain yang sebelumnya tidak bermain bisa merasakan pertandingan.
"Nanti saat pertandingan lainnya, tim boleh gunakan pemain asing lainnya. Yang penting tetap menggunakan regulasi 2+1," tambahnya.
Sebanyak 20 tim akan berlaga di Piala Presiden 2017 yang digelar di lima kota. Lima kota yang mendapat kehormatan menggelar kompetisi tersebut adalah Bandung, Malang, Bali, Madura dan Sleman.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey