Suara.com - Manchester United menjadi klub pertama dalam sejarah Liga Primer Inggris yang berhasil mengumpulkan 2000 poin. Rekor ini diraih MU setelah mengalahkan Watford dengan skor 2-0 di Old Trafford, Sabtu (11/2/2017).
Dalam laga itu, dua gol MU dicetak oleh Juan Mata dan Anthony Martial. Tiga angka dari laga itu sayangnya tak mengubah posisi MU yang tertahan di urutan 6 klasemen sementara.
Meski tak membantu di papan klasemen musim ini, tiga poin itu cukup untuk menorehkan sejarah dan menobatkan MU sebagai klub pertama yang mengumpulkan 2.000 poin sejak Liga Primer digelar pada 1992.
Berikut adalah beberapa catatan dan statistik penting Liga Primer Inggris seperti yang disusun Associated Press:
1. MU meninggalkan jauh para pesaingnya sebagai klub dengan jumlah poin terbanyak dalam sejarah Liga Primer. Sejauh ini, MU sudah mengumpulkan 598 kemenangan dan 203 hasil seri.
2. Pesaing terdekat MU adalah Arsenal yang memiliki 1.794 poin, disusul Chelsea di urutan ketiga dengan 1.755 poin.
3. Selain MU, Arsenal, dan Chelsea ada tiga tim lain yang berpeluang mencapai rekor 2.000 poin atau memecahkan rekor MU. Tiga klub itu adalah Liverpool (1.647 poin), Tottenham Hotspur (1.411 poin), dan Everton (1.303 poin).
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan