Tim nasional U 22 Indonesia tetap latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (21/2/2017). [suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Di bawah guyuran hujan, tim nasional U 22 Indonesia tetap latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (21/2/2017). Latihan ini sekaligus untuk ajang seleksi.
Latihan perdana yang dilakukan hari ini fokus pada latihan fisik.
Sebelumnya, ada 25 nama yang dipanggil pelatih asal Spanyol itu untuk menjalani seleksi.
Dalam perkembangannya, ada satu nama tambahan lagi yaitu penjaga gawang Pusamania Borneo FC Gianluca Padeynuwu.
Sesi latihan dimulai pukul 08.20 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Latihan langsung dipimpin Milla dan asisten pelatih, seperti Bima Sakti, Miguel Gandia, dan Eduardo Perez.
Di lokasi tersebut hadir pula Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Sekretaris Jenderal Ade Wellington, dan pelatih Timnas U 19 Indra Sjafri.
Proses seleksi gelombang pertama Timnas U 22 akan berlangsung hingga Kamis (23/2/2017).
Skuat Garuda U 22 disiapkan untuk mengikuti ajang SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus 2017.
Latihan perdana yang dilakukan hari ini fokus pada latihan fisik.
Sebelumnya, ada 25 nama yang dipanggil pelatih asal Spanyol itu untuk menjalani seleksi.
Dalam perkembangannya, ada satu nama tambahan lagi yaitu penjaga gawang Pusamania Borneo FC Gianluca Padeynuwu.
Sesi latihan dimulai pukul 08.20 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Latihan langsung dipimpin Milla dan asisten pelatih, seperti Bima Sakti, Miguel Gandia, dan Eduardo Perez.
Di lokasi tersebut hadir pula Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Sekretaris Jenderal Ade Wellington, dan pelatih Timnas U 19 Indra Sjafri.
Proses seleksi gelombang pertama Timnas U 22 akan berlangsung hingga Kamis (23/2/2017).
Skuat Garuda U 22 disiapkan untuk mengikuti ajang SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus 2017.
Komentar
Berita Terkait
-
Paradoks Sepakbola: Kisah Manis dan Pahit Indra Sjafri di Ajang Sea Games
-
Gagal Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Pendukung Indonesia Harusnya Salahkan Vietnam!
-
Setahun Tanpa Kehadiran STY, Sepak Bola Indonesia Terjun Bebas, Circle Lawan Berubah Total!
-
Dipecat PSSI Imbas Pulang Cepat, Mengapa Indra Sjafri Gagal di SEA Games 2025? Ini Analisisnya!
-
Indra Sjafri, Timnas Indonesia Kelompok Umur dan Hasil Melatihnya yang Kerap Naik-Turun
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar
-
274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah
-
Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan
-
Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian
-
Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026
-
Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan
-
Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia
-
9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan
-
Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah