Suara.com - Piala Presiden 2017 telah memasuki babak delapan besar. Berbagai evaluasi pun dilakukan panitia penyelenggara turnamen, termasuk kinerja wasit.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, Panitia memutuskan untuk mengistirahatkan atau mencoret tiga nama ofisial pertandingan. Hal itu diungkapkan Iwan Budianto, Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden 2017.
"Dari 30 pertandingan kemarin, kami mengistirahatkan tiga wasit. Dua wasit tengah, dan satu hakim garis. Soal nama kami tak bisa menyebutkannya," kata Iwan di Hotel Park Lane, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017).
Iwan menambahkan, pihaknya tidak akan lagi menggunakan wasit yang bersangkutan untuk pertandingan-pertandingan ke depannya. Namun, untuk masalah sanksi Iwan menyerahkan sepenuhnya kepada Komite Wasit PSSI.
"Kami hanya berwenang sampai mengembalikan ke PSSI. Karena itu sudah kewenangan komite wasit dari PSSI," jelasnya.
Babak delapan besar Piala Presiden 2017 akan digelar di Stadion Manahan Solo pada 25 dan 26 Februari mendatang. Delapan tim yang akan berlaga di fase ini adalah Persib Bandung, Mitra Kukar, Pusamania Borneo FC, Sriwijaya FC, Bhayangkara FC, Arema FC, Semen Padang, dan Madura United.
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis