Suara.com - Sergio Ramos menepis julukan sebagai "pahlawan" skuatnya setelah menjadi inspirasi kemenangan Real Madrid 3-1 atas Napoli. Bahkan bek Madrid ini mengingatkan media bahwa kritikan mereka "membunuhnya" pekan lalu.
Madrid sempat mendapatkan situasi yang rumit saat bertandang ke Naples setelah mereka sempat tertinggal 0-1 dari Napoli di babak pertama. Itu artinya tuan rumah hanya butuh satu gol lagi guna memastikan lolos ke babak perempat final.
Namun, Los Blancos mampu membalikkan situasi dengan cepat di babak kedua lewat dua sundulan Ramos. Satu sundulannya membuat Madrid menyamakan kedudukan dan satu lagi disambar pemain Napoli Dries Mertens ke gawangnya sendiri.
Gol Alvaro Morata dari jarak dekat memastikan Madrid lolos ke perempat final dengan kemenangan agregat 6-2. Usai laga, Ramos pun memilih untuk mengingatkan media atas kritikan mereka akan performanya saat Madrid ditahan Las Palmas 3-3 pekan lalu.
"Seminggu lalu kritikan telah membunuh saya," kata Ramos kepada MEGA. "Saya bukan pahlawan sebelum saya mencetak dua gol. Saya hanya mencoba dan melakukan pekerjaan saya semampu saya."
"Kami banyak menderita di babak pertama. Jika kami tahu rumus itu akan sangat mudah untuk memperbaikinya. Terkadang sesuatu tidak berjalan seperti yang kami lakukan saat latihan dan dibicarakan."
"Tapi dengan syarat bahwa Anda tetap positif dan sikap Anda bagus, maka tidak ada yang mustahil," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan