Suara.com - Tim nasional U-19 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, hingga 10 April 2017.
Demi membuat para pemain menjadi pesepakbola profesional beberapa aturan pun diterapkan.
Namun, aturan tersebut telah disepakati terlebih dahulu antara jajaran pelatih dan para pemain. Staf kepelatihan tidak membuat peraturan secara sepihak agar tidak membuat para pemain merasa tertekan.
"Peraturan tetap kami sepakati dengan para pemain. Tidak pernah kami buat aturan sendiri, kemudalian kami hormati," kata Indra Sjafri, usai latihan di Lapangan Atang Sutrisna, Rabu (22/3/2017).
Salah satu aturan yang cukup unik yaitu setiap pemain dan pelatih dilarang membawa telpon genggam saat jam makan. Selain itu, alat komunikasi tersebut juga akan dikumpulkan saat malam jam tidur.
Hal itu dilakukan agar terbentuknya sikap profesional dari diri para pemain. Indra tidak ingin nantinya para pemain bertindak seenaknya di kemudian hari.
"Jam makan tidak boleh membawa hape. Hape juga dikumpulkan jam 9 malam, itu berlaku kepada para pemain dan pelatih. Kami itu bukan menyiapkan tukang tendangan bola, tapi menyiapkan atlet profesional untuk menunjukkan jati diri bangsa," tambahnya.
"Jati diri di sini tidak ada itu yang menggunakan anting-antingan, rambut diwarnai-waranain, atau yang menjauhkan dari jati diri bangsa ini," jelasnya.
Nantinya, skuad Garuda Muda juga akan diberikan pendidikan bela negara. Itu agar terbentuknya jiwa nasionalisme dari diri para pemain.
Baca Juga: Melody dan Veranda Nangis Kejer Lihat Jenazah Manajer JKT48
"Nantinya juga akan ada sesi bela negara. Kami akan menyiapkan generasi terbaik dari sepak bola," jelasnya.
Sebelum timnas U-19 menggelar pemusatan latihan, Indra telah melakukan seleksi dari tingkat Asprov, regional, dan nasional beberapa waktu lalu. Dari beberapa seleksi tersebut didapat 75 pemain, yang kemudian dikerucutkan menjadi 35 pemain.
Garuda Muda sendiri dipersiapkan untuk turun di ajang Piala AFF U-18 di Myanmar, September mendatang. Seperti diketahui, Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Selandia Baru, dan tuan rumah Myanmar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak
-
Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim
-
BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak
-
M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!
-
Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan
-
AS Lipat Gandakan Produksi Komponen Interseptor Rudal PAC-3 dan THAAD
-
Persoalkan Uang Pengganti Rp809 Miliar, Nadiem Minta Hakim Banding Batalkan Vonis 10 Tahun
-
Koalisi Sipil Minta Audiensi dengan DPR, Desak Putusan MK soal MBG Segera Dieksekusi