Suara.com - Dani Alves merupakan salah satu pemain yang meraih kesuksesan bersama Barcelona, namun pemain asal Brazil itu tidak pernah merasa dicintai oleh klub Katalan itu dan pada Selasa akan memiliki peluang untuk memperlihatkan kepada mereka apa yang mereka lewatkan ketika Juventus menjamu mantan timnya.
Pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Juventus, Rabu (12/4/2017) dini hari WIB, akan menjadi pertama kalinya Alves menghadapi Barca sejak ia pindah ke Turin pada musim panas silam.
Alves merupakan salah satu arsitek dari dominasi Barcelona di sepak bola Spanyol dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Ia memenangi 23 gelar dalam delapan musim di Nou Camp -- termasuk tiga trofi Liga Champions dan enam gelar Liga Spanyol.
Bek kanan itu memberikan 42 assist untuk Lionel Messi, lebih banyak dari pemain lain manapun, dan total telah mencatatkan 100 assist di liga.
Sebelum kesuksesan klub atas Juventus di final Liga Champions 2015, Messi memuji Alves sebagai bek kanan terbaik di dunia, juga berkata, "Sangat sulit untuk menemukan pemain seperti dia saat ini." Setahun kemudian, ia meninggalkan Nou Camp dengan status free transfer, mengumumkan kepergiannya setelah musim 2015/2016 berakhir.
"Mereka sangat keliru dan tidak tahu berterima kasih. Mereka tidak menghargai saya. Mereka hanya menawari saya pembaruan (kontrak) karena larangan transfer FIFA. Itulah ketika saya memainkan permainan mereka dan meneken perpanjangan (kontrak), yang termasuk klausa yang membuat saya bebas setahun kemudian." "Saya suka merasa dicintai dan ketika mereka tidak melakukannya, saya hengkang." Bagaimanapun, kepergian Alves meninggalkan lubang di tim Barcelona. Klub memilih untuk tidak mendatangkan penggantinya, membuat Aleix Vidal dan Sergi Roberto untuk mengisi posisinya.
Vidal menghabiskan sebagian besar musim dengan ditepikan dari skuad oleh pelatih Luis Enrique. Tidak lama setelah ia memenangi kembali tempatnya di tim pada Februari, pemain Spanyol itu menderita cedera pergelangan kaki yang mengakhiri musimnya.
Sementara itu, Roberto, yang posisi sebenarnya adalah gelandang bertahan, menjalani musim yang tidak konsisten, mendapatkan penilaian cukup bagus dalam beberapa pertandingan namun menggarisbawahi pandangan pihak-pihak yang meragukannya ketika melawan tim yang lebih tangguh.
Roberto menjalani masa sulit saat timnya kalah dari Manchester City dan Paris St Germain (PSG) di Liga Champions, meski ia mampu menuliskan namanya dalam dongeng Barcelona dengan mencetak gol yang melengkapi kemenangan bersejarah 6-1 atas tim Prancis itu di leg kedua 16 besar.
Barcelona kelihatannya kehilangan energi dan visi Alves ketika mereka takluk 0-2 di markas Malaga pada Sabtu, kekalahan yang menghantam peluang-peluang mereka untuk mengejar pemuncak klasemen Liga Spanyol Real Madrid.
Seandainya pemain Brazil itu menjadi sosok yang menyebabkan Barcelona tersingkir dari Liga Champions musim ini, mereka dapat berharap bahwa mereka telah memperlihatkan lebih banyak apresiasi yang sangat didambakannya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030