- John Herdman pantau langsung Liga Indonesia demi membangun hubungan emosional dengan para calon pemain.
- Persiapan Timnas Indonesia difokuskan untuk menghadapi FIFA Series dan Piala AFF pada tahun 2026.
- Pelatih John Herdman membutuhkan skuad besar dan akan terus memantau pemain di kompetisi domestik.
Suara.com - Era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman resmi dimulai dengan langkah nyata.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut kini tengah gencar melakukan safari ke berbagai stadion di tanah air.
Herdman ingin memastikan bahwa setiap talenta potensial di kompetisi domestik tidak luput dari pengamatannya.
Meskipun baru menjabat, antusiasme besar ditunjukkan pria berusia 50 tahun ini sejak perkenalan resminya Januari 2026.
Ia memilih hadir langsung di tribun penonton untuk merasakan denyut nadi persaingan di kasta tertinggi liga.
Kehadiran fisik pelatih di lapangan dianggap sebagai sinyal positif bagi para pemain profesional yang berlaga.
Laga antara Persija Jakarta melawan Madura United menjadi titik awal perjalanan pantauan pelatih bertangan dingin ini.
Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu bagaimana Herdman mencatat setiap detail pergerakan pemain di lapangan.
Tidak berhenti di Jakarta, keesokan harinya ia segera beranjak menuju Tangerang untuk laga yang berbeda.
Baca Juga: Ogah Komentari Kualitas Liga, John Herdman Ungkap Misi Khusus Pantau Talenta Super League
Pertandingan Persita Tangerang yang menjamu Bhayangkara FC di Indomilk Arena menjadi target pantauan berikutnya bagi sang pelatih.
Kendati sudah menyaksikan beberapa laga, Herdman memilih untuk bersikap objektif dan tidak memberikan opini prematur.
Ia menyadari bahwa menilai sebuah ekosistem liga membutuhkan waktu serta observasi yang mendalam dan berkelanjutan.
“Saya pikir saya perlu menonton beberapa laga sebelum memberikan opini mengenai liga. Yang saya lakukan sekarang adalah mengamati sebanyak mungkin pemain,” kata Herdman kepada awak media.
Fokus utamanya saat ini bukan pada kritik, melainkan pada pemetaan profil pemain yang sesuai dengan taktiknya.
Ia ingin memastikan bahwa transisi kepelatihan berjalan mulus dengan data pemain yang lengkap dan akurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia