Bola / Bola Indonesia
Senin, 26 Januari 2026 | 17:12 WIB
John Herdman (PSSI)
Baca 10 detik
  • John Herdman pantau langsung Liga Indonesia demi membangun hubungan emosional dengan para calon pemain.
  • Persiapan Timnas Indonesia difokuskan untuk menghadapi FIFA Series dan Piala AFF pada tahun 2026.
  • Pelatih John Herdman membutuhkan skuad besar dan akan terus memantau pemain di kompetisi domestik.

Suara.com - Era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman resmi dimulai dengan langkah nyata.

Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut kini tengah gencar melakukan safari ke berbagai stadion di tanah air.

Herdman ingin memastikan bahwa setiap talenta potensial di kompetisi domestik tidak luput dari pengamatannya.

Meskipun baru menjabat, antusiasme besar ditunjukkan pria berusia 50 tahun ini sejak perkenalan resminya Januari 2026.

Ia memilih hadir langsung di tribun penonton untuk merasakan denyut nadi persaingan di kasta tertinggi liga.

Kehadiran fisik pelatih di lapangan dianggap sebagai sinyal positif bagi para pemain profesional yang berlaga.

Laga antara Persija Jakarta melawan Madura United menjadi titik awal perjalanan pantauan pelatih bertangan dingin ini.

Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu bagaimana Herdman mencatat setiap detail pergerakan pemain di lapangan.

Tidak berhenti di Jakarta, keesokan harinya ia segera beranjak menuju Tangerang untuk laga yang berbeda.

Baca Juga: Ogah Komentari Kualitas Liga, John Herdman Ungkap Misi Khusus Pantau Talenta Super League

Pertandingan Persita Tangerang yang menjamu Bhayangkara FC di Indomilk Arena menjadi target pantauan berikutnya bagi sang pelatih.

Kendati sudah menyaksikan beberapa laga, Herdman memilih untuk bersikap objektif dan tidak memberikan opini prematur.

Ia menyadari bahwa menilai sebuah ekosistem liga membutuhkan waktu serta observasi yang mendalam dan berkelanjutan.

“Saya pikir saya perlu menonton beberapa laga sebelum memberikan opini mengenai liga. Yang saya lakukan sekarang adalah mengamati sebanyak mungkin pemain,” kata Herdman kepada awak media.

Fokus utamanya saat ini bukan pada kritik, melainkan pada pemetaan profil pemain yang sesuai dengan taktiknya.

Ia ingin memastikan bahwa transisi kepelatihan berjalan mulus dengan data pemain yang lengkap dan akurat.

Load More