- Komisi XI DPR resmi pilih Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
- Thomas ungguli dua kandidat internal BI, Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro.
- Thomas Djiwandono akan menjabat sebagai pengganti Deputi Gubernur BI Juda Agung.
Suara.com - Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Komisi XI DPR, M. Misbakhun, setelah merampungkan proses fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap para kandidat.
Thomas Djiwandono berhasil terpilih setelah melalui rangkaian seleksi terbuka, menyisihkan dua kandidat internal Bank Indonesia lainnya, yakni Dicky Kartikoyono (Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran) dan Solikin M. Juhro (Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial). Thomas merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto.
"Komisi XI DPR mengadakan rapat internal diawali rapat pimpinan bersama delapan poksi yang hadir. Telah melakukan kesepakatan bahwa yang menjadi Deputi Gubernur BI pengganti Juda Agung adalah Bapak Thomas Djiwandono," tegas Misbakhun di Gedung Parlemen.
Penunjukan ini menandai estafet kepemimpinan di bank sentral, di mana Thomas akan menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Juda Agung untuk memperkuat jajaran Dewan Gubernur BI ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta
-
Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam
-
Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas
-
Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi
-
Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini
-
Bukan Energi Listrik Saja, Ini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Ekonomi Rakyat
-
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang
-
BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak