Suara.com - Setelah meraih kemenangan penting di kandang Real Madrid akhir pekan kemarin, Barcelona melanjutkan pestanya dengan membantai Osasuna di Camp Nou, Kamis dini hari (27/4/2017) waktu Indonesia.
Barca, yang kini berada di puncak klasemen sementara, membantai Osasuna, penghuni urutan terbawah di klasemen, dengan skor 7-1 dalam laga lanjutan La Liga itu.
Berkat kemenangan tersebut Barca kini mengoleksi poin 78 dari 34 laga.
Seperti di laga melawan Madrid, Lionel Messi kembali menjadi bintang Barcelona di laga ini. Ia membuka pesta di Camp Nou dengan gol pada menit 12, setelah berhasil memotong umpan bek Osasuna dan menyelesaikannya dengan sebuah sontekan yang melambung di atas kepala penjaga gawang Sirigu.
Pada menit 30, ribuan pendukung tuan rumah kembali bersorak gembira saat Andre Gomes menyelesaikan umpan silang Ivan Rakitic dengan sambaran kaki kanan yang kembali mengoyak gawang Osasuna. Skor berubah 2-0.
Osasuna sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 di awal babak kedua, setelah tendangan bebas Roberto Tores tak bisa digapai oleh penjaga gawang Marc-Andre Ter Stegen.
Tetapi pada menit 57 Gomes kembali mencetak gol dan mengubah skor menjadi 3-1. Gol kedua Gomes ini tercipta memanfaatkan bola muntah hasil sepakan bek Gerard Pique.
Pada menit 61, Messi kembali membuat Camp Nou bergemuruh. Menerima bola dari Rakitic di luar kotak penalti, striker Argentina itu menggiring bola ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau Sirigu.
Usai mencetak gol keduanya, yang mengubah skor menjadi 4-1, Messi ditarik pelatih Luis Enrique dan digantikan oleh Carles Alena.
Semenit setelah Messi keluar, Barca merayakan gol kelimanya di laga itu yang dicetak oleh Paco Alcacer. Tiga menit berselang giliran Javier Mascherano yang mencatatkan namanya di papan skor, setelah ia sukses mengeksekusi penalti.
Skor 6-1 tak membuat Barca berhenti mengincar gol. Tepat pada menit 86, Alcacer kembali mencetak gol, memanfaatkan umpan Denis Suarez. Skor 7-1 menutup laga itu.
Berita Terkait
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati